“Pada 2026, Amerika Serikat memperingati 250 tahun sejak ditandatanganinya Deklarasi Kemerdekaan. Ini adalah momen untuk merefleksikan demokrasi, kesempatan, dan keyakinan bahwa masyarakat dapat membangun masa depan yang lebih baik melalui kerja keras dan kreativitas,” ujarnya.
Baca Juga: KCIC Buka Suara soal Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Ingatkan Aturan dan Risiko
Kegiatan di Solo juga menampilkan berbagai program unggulan seperti EducationUSA, program bahasa Inggris dari RELO, serta jaringan alumni.
Acara ditutup dengan konser kolaborasi antara seniman “Next Level” dan Jogja Hip Hop Foundation.
Selain itu, Pemerintah Amerika Serikat menyerahkan bantuan laptop dari militer AS untuk mendukung pembangunan laboratorium komputer di lingkungan Pemerintah Kota Solo.
Sementara itu di Batam, digelar ´Freedom 250´menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain: ´Lokakarya keamanan maritim´, Seminar keamanan siber bekerja sama dengan asosiasi bisnis HKI, Pelatihan bahasa Inggris bagi guru, dan Konser oleh U.S. Air Force Band of the Pacific (PACAF) dari Hawaii.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan “Freedom 250 Block Party” di Mega Mall Batam Centre pada 7 Februari.
Acara ini menampilkan PACAF Band dan musisi Indonesia Teddy Adhitya, yang memadukan musik Amerika dan Indonesia dalam semangat persahabatan.
Konsul AS untuk Sumatra, Lisa Podolny, menekankan bahwa perayaan ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat hubungan global.
“Kemitraan ini menunjukkan bagaimana diplomasi dapat mendorong perdamaian, keamanan, dan pertumbuhan ekonomi di Indo-Pasifik dan sekitarnya,” ujarnya.
Fokus Kerja Sama Maritim dan Masyarakat di Natuna
Sementara itu di Natuna, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS untuk Indonesia, Peter M. Haymond, memimpin delegasi pada 8–10 Februari.
Delegasi bertemu dengan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintah daerah, serta nelayan untuk membahas tantangan lokal dan peluang kerja sama di bidang keamanan serta ekonomi.
“Merupakan kehormatan bagi kami untuk menyelenggarakan bagian dari perayaan ini di Natuna dan memperkuat kerja sama AS-Indonesia di wilayah yang indah ini,” ujar Haymond.
Selain itu, delegasi juga bertemu dengan Korps Marinir Indonesia untuk memperkuat hubungan militer.
Artikel Terkait
Studi di Amerika Serikat Sebutkan Hampir Separuh Pengguna Kratom untuk Atasi Nyeri Kronis
Fakta Kratom! Obat Tradisional Asia yang Jadi Perhatian Dunia Medis, Legal Diperdagangkan di Amerika Serikat
Resmi Diluncurkan di Amerika Serikat! Satelit Nusantara Lima Jadi Harapan Baru Internet Indonesia
Amerika Serikat Dukung Polri dan Kejaksaan Perkuat Investigasi Keuangan, Ilmu Ini yang Didapat Jaksa dan Polisi Indonesia
'Free Palestine!' Menggema di Jakarta, Ribuan Massa Padati Kedubes Amerika Serikat, Begini Tuntutannya
Amerika Serikat Turun Tangan! Indonesia Dapat Dukungan Besar Perkuat Keamanan Maritim