Amerika Serikat Turun Tangan! Indonesia Dapat Dukungan Besar Perkuat Keamanan Maritim

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 27 November 2025 | 13:02 WIB
Penasihat Regional untuk Kantor Pengendalian Ekspor dan Keamanan Perbatasan (Export Control and Border Security/EXBS) Kedutaan Besar AS di Jakarta, Ransom Avilla, pada lokakarya penegakan sanksi maritim oleh ACN dan CTR AS bersama pejabat maritim Indonesia di Jakarta. (U.S. Embassy Jakarta)
Penasihat Regional untuk Kantor Pengendalian Ekspor dan Keamanan Perbatasan (Export Control and Border Security/EXBS) Kedutaan Besar AS di Jakarta, Ransom Avilla, pada lokakarya penegakan sanksi maritim oleh ACN dan CTR AS bersama pejabat maritim Indonesia di Jakarta. (U.S. Embassy Jakarta)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Biro Pengendalian Senjata dan Nonproliferasi (ACN) Departemen Luar Negeri Amerika Serikat melalui Office of Cooperative Threat Reduction (CTR) mengadakan Lokakarya Penegakan Sanksi Maritim di Jakarta pada 18–20 November.

Kegiatan ini menghadirkan para ahli dari Middlebury Institute of International Studies dan mempertemukan 25 pejabat dari berbagai lembaga maritim Indonesia bersama 50 perwakilan sektor swasta.

Baca Juga: Polsek Meliau Kirim 1,2 Ton Jagung ke Bulog, Begini Dampaknya untuk Pangan Sanggau

Lokakarya bertujuan memperkuat kemampuan penegakan hukum serta meningkatkan koordinasi antarinstansi terkait.

Penasihat Regional dari Kantor Pengendalian Ekspor dan Keamanan Perbatasan (Export Control and Border Security/EXBS) Kedutaan Besar AS di Jakarta, Ransom Avilla, membuka acara.

Ransom Avilla memberikan pengantar mengenai dasar-dasar sanksi, peran EXBS dalam keamanan internasional, serta berbagai metode penghindaran sanksi yang kerap digunakan.

Selama lokakarya, peserta mengikuti simulasi skenario penghindaran sanksi yang menekankan penerapan kewenangan hukum, prosedur penegakan, serta pentingnya koordinasi lintas lembaga.

Baca Juga: Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan Desak Pelindo Percepat Operasional Pelabuhan Kijing

“Lokakarya ini menegaskan komitmen Amerika Serikat untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam memperkuat keamanan maritim dan menegakkan sanksi internasional,” ujar Nicole Rothenberg, Manajer Program Office of Cooperative Threat Reduction.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas penegakan hukum dan kolaborasi antarlembaga menjadi langkah penting untuk menghentikan aktivitas ilegal serta menjaga stabilitas regional dan global.

Amerika Serikat menegaskan kembali komitmennya mendukung Indonesia dan negara mitra lainnya dalam mencegah perolehan material maupun teknologi sensitif oleh entitas yang dikenai sanksi, sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan kawasan dan dunia. ***


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: US Embassy Jakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB
X