Batal Urus LGBTQI+ ke Indonesia, Kedubes Amerika Serikat Sebut Memajukan HAM

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Sabtu, 3 Desember 2022 | 06:56 WIB
Perwakilan LGBTQ+ dari Amerika Serikat tidak jadi ke Indonesia (Sumber foto: Pixabay)
Perwakilan LGBTQ+ dari Amerika Serikat tidak jadi ke Indonesia (Sumber foto: Pixabay)

PONTIANAKGLOBE -- Amerika Serikat tidak jadi mengirim utusan khusunya Jessica Stern ke Indonesia dalam konteks Memajukan Hak Asasi Manusia bagi Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer dan Interseks (LGBTQI+) di Indonesia.

Duta Besar Sung Kim mengatakan pihaknya secara resmi memutuskan untuk membatalkan Kunjungan Utusan Khusus, Jessica Stern ke Indonesia.

Kedutaan Besar Amerika Serikat tidak menjelaskan alasan dibalik pembatalan kehadiran Jessica Stern ke Indonesia tersebut. Pembatalan diambil setelah melalui diskusi dengan pihak Indonesia.

Namun demikian, Sun Kim mengatakan bahwa orang-orang LGBTQI+ di seluruh dunia mengalami tingkat kekerasan dan diskriminasi yang tidak proporsional, penting untuk melanjutkan dialog dan memastikan rasa saling menghormati satu sama lain.

"Daripada menganggap seolah-olah isu tersebut tidak ada. Negara-negara seperti Indonesia dan AS dapat saling belajar mengenai cara melawan kebencian dan memastikan masyarakat yang lebih sejahtera dan inklusif untuk semuanya," kata Sun Kim dari siaran pers dikutip Pontianak Globe, Sabtu (3 Desember 2022).

Dia mengatakan lagi pihaknya menantikan untuk melanjutkan dialog dengan para pemimpin keagamaan, pejabat pemerintah, dan anggota masyarakat tentang topik penting untuk memastikan penghormatan terhadap hak asasi manusia LGBTQI+.

Menurutnya, di setiap negara dialog tentang hak asasi manusia sangat penting karena dialog merupakan hal yang fundamental bagi demokrasi.

"Demokrasi yang maju menolak kebencian, intoleransi, dan kekerasan terhadap kelompok mana pun, dan mendorong dialog yang mencerminkan keragaman luas di masyarakat mereka," ucap Sun Kim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: Kedubes Amerika Serikat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X