Komika Mega Salsabillah Mengaku Didatangi Polisi Usai Unggah Konten Satire soal Kasus Febrie Adriansyah

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Kamis, 16 Juli 2026 | 19:05 WIB
Menyoroti viralnya konten parodi komika, Mega Salsabillah soal kasus dugaan korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.  (Instagram.com/@mega_salsabillah)
Menyoroti viralnya konten parodi komika, Mega Salsabillah soal kasus dugaan korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah. (Instagram.com/@mega_salsabillah)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Komika Mega Salsabillah mengaku didatangi aparat kepolisian setelah mengunggah konten satire yang menyinggung kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Pengakuan tersebut disampaikan Mega melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (15/7/2026), setelah banyak warganet menanyakan kondisinya.

Baca Juga: Qodari Sebut Seskab Teddy Indra Wijaya Layak Jadi Panutan Taruna Akmil

"Saya kaget, ternyata banyak banget WhatsApp, panggilan tak terjawab, sampai DM yang masuk untuk nanyain kondisi saya," ujar Mega.

Mengaku Didatangi Aparat Dini Hari

Mega mengaku rumahnya didatangi anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Menurutnya, kedatangan aparat berkaitan dengan video satire yang sebelumnya diunggah di media sosial.

"Saya alhamdulillah baik-baik saja. Banyak yang nanyain kenapa saya sampai didatangi polisi dan itu benar, didatangi jam 3 subuh," katanya.

Mega menjelaskan bahwa dirinya kemudian memberikan klarifikasi bahwa video tersebut hanya konten komedi dan tidak memiliki kaitan dengan perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

Video Satire Sempat Viral

Mega mengungkapkan, ide konten tersebut muncul setelah ramai pemberitaan mengenai temuan uang dalam kasus yang menjerat Febrie Adriansyah.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi, Sita Barang Bukti Elektronik

Dalam video itu, ia berpura-pura mengklaim uang tersebut merupakan miliknya yang dititipkan kepada mantan Jampidsus.

Ia bahkan menambahkan cerita fiktif bahwa uang tersebut merupakan warisan dari kakek buyutnya.

"Menurut saya itu konten satire, karena tidak masuk akal orang nyimpen duit di rumah orang lain," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X