PONTIANAKGLOBE.COM, BANDUNG -- Jagat media sosial dihebohkan dengan dugaan penipuan yang melibatkan seorang oknum dosen di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kota Bandung, Jawa Barat.
Kasus ini mencuat setelah seorang pengguna Threads membagikan pengalamannya dan menyebut telah menjadi korban dugaan penipuan oleh dosen bergelar doktor berinisial DS.
Baca Juga: Qodari Sebut Seskab Teddy Indra Wijaya Layak Jadi Panutan Taruna Akmil
Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu perhatian publik.
Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @kabarmahasiswa.id pada Rabu, 15 Juli 2026, disebutkan bahwa oknum dosen itu diduga mengaku telah bercerai sebelum mendekati korban.
"Pengen viralin tapi tidak viral, coba warga Threads ada yang kenal tidak, orang Bandung, tolong saya," tulis unggahan tersebut.
Unggahan itu juga meminta bantuan warganet untuk melacak keberadaan terduga pelaku.
"Diduga dosen UPI Bandung ngaku sudah cerai dan dekati wanita," demikian isi unggahan tersebut.
Modus Pinjam Uang untuk Dana Riset
Berdasarkan pengakuan yang beredar di media sosial, DS diduga meminjam uang kepada korban dengan alasan membutuhkan dana untuk keperluan riset akademik.
Korban disebut telah menyerahkan uang sebesar Rp100 juta.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi, Sita Barang Bukti Elektronik
"Lalu ia pinjam Rp100 juta ke si wanita dengan alasan untuk dana riset," tulis unggahan tersebut.
Namun hingga kini, uang tersebut diklaim belum dikembalikan dan korban mengaku kesulitan menghubungi maupun menagih terduga pelaku.
UPI Beri Tanggapan
Artikel Terkait
Waspada Chikungunya: Kenali Gejalanya, Lindungi Keluarga Anda
Kalbar Bersinar di Ajang FESyar KTI 2026, Borong Delapan Prestasi
SDN 15 Srengseng Sawah Terima Ancaman Bom, Polisi Kerahkan Tim Gegana dan Evakuasi Siswa
Polda Metro Jaya Sebut Penetapan Roy Suryo sebagai Tersangka Sudah Sesuai KUHAP
Program "Ganti Atap Rumah Ibadah" Perdana Rampung, Musholla Al Barkah Kini Lebih Nyaman
Tim Hotman Paris Ungkap Kesulitan Menemui Korban Kasus Kebakaran Ponpes di Lombok