KCIC Buka Suara soal Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Ingatkan Aturan dan Risiko

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 10 April 2026 | 21:10 WIB
Penumpang Whoosh tahan pintu kereta karena barangnya tertinggal di peron. (Dok. Instagram/keretacepat_id)
Penumpang Whoosh tahan pintu kereta karena barangnya tertinggal di peron. (Dok. Instagram/keretacepat_id)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Aksi nekat seorang penumpang kereta cepat Whoosh viral di media sosial setelah menahan pintu kereta yang hendak tertutup di Stasiun Padalarang.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang penumpang wanita berusaha menahan pintu sambil menunjuk ke arah peron. Diduga, ia berupaya menghentikan keberangkatan karena barang bawaannya tertinggal.

“Seorang penumpang menahan pintu Whoosh yang akan berangkat karena barang tertinggal,” tulis keterangan dalam unggahan yang viral.

Baca Juga: WNA Italia Aniaya Warga Denpasar Gara-gara Masak

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 7 April 2026. Kereta yang seharusnya berangkat pukul 07.23 WIB baru bisa melaju pada pukul 07.25 WIB, atau mengalami keterlambatan sekitar dua menit akibat insiden tersebut.

Pihak KCIC menyayangkan tindakan tersebut dan mengingatkan bahwa menahan pintu secara paksa dapat berdampak serius.

“KCIC mengecam tindakan tersebut dan mengimbau seluruh penumpang untuk tidak menahan pintu,” tegas pihak Whoosh.

“Selain itu juga bisa menyebabkan kereta terlambat dan merugikan ratusan penumpang lain,” lanjutnya.

Selain berpotensi mengganggu jadwal perjalanan, tindakan tersebut juga dinilai berisiko merusak sistem pintu otomatis kereta cepat yang memiliki standar keamanan tinggi.

KCIC juga menegaskan bahwa penumpang tidak perlu panik jika barang tertinggal, karena tersedia layanan Lost and Found di setiap stasiun.

Baca Juga: Cara Tegas Kepala Sekolah Uji Kualitas Makanan MBG

Petugas akan mengamankan barang yang tertinggal sehingga dapat diambil kembali oleh pemiliknya sesuai prosedur.

Insiden ini pun memicu beragam reaksi dari warganet, termasuk sorotan terkait pentingnya disiplin penumpang serta potensi sanksi bagi pelanggaran aturan di transportasi publik modern.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X