Treasures Unggul di Tengah Volatilitas, NPAT Melonjak 289 Persen YoY dengan Strategi Kekayaan Global Berbasis Insight Pakar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 30 Juni 2026 | 23:48 WIB
CIO DBS yang dinobatkan sebagai Best CIO in Asia oleh The Asset Triple A juga menjadi fondasi rekomendasi investasi yang relevan dan dapat ditindaklanjuti di tengah kondisi pasar yang dinamis. (Dok. Pontianak Globe)
CIO DBS yang dinobatkan sebagai Best CIO in Asia oleh The Asset Triple A juga menjadi fondasi rekomendasi investasi yang relevan dan dapat ditindaklanjuti di tengah kondisi pasar yang dinamis. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- PT Bank DBS Indonesia melalui layanan DBS Treasures memperkuat posisinya sebagai mitra tepercaya untuk wealth management dengan pendekatan advisory-led yang menggabungkan insight global, teknologi terkini, serta personalisasi strategi kekayaan yang proaktif melalui Relationship Manager dan notifikasi digital yang tepat waktu.

Hingga Mei 2026, DBS Treasures mencatat Net Profit After Tax (NPAT) yang tumbuh signifikan sebesar 289 persen secara tahunan (YoY), melampaui target anggaran sebesar 157 persen.

Baca Juga: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Demokrat Kalbar Dibuka 3-9 Juli

Pertumbuhan ini seiring dengan peningkatan nasabah baru sebesar 73 persen YoY, sejalan dengan ekspektasi pertumbuhan, serta wealth penetration yang tetap stabil.

Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom mengatakan, “Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat perubahan perilaku nasabah affluent yang semakin signifikan terutama pada kondisi pasar yang dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik dan volatilitas global.

Situasi ini menjadi perhatian utama kami, dan secara konsisten kami mengedepankan strategi wealth management yang berbasis insight yang objektif,komprehensif, berorientasi pada peluang, dapat ditindaklanjuti, serta relevan dengan pendekatan personal yang berpusat pada nasabah.”

Baca Juga: KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli dalam Kasus Dugaan Gratifikasi Bupati Kuansing

Data YTD hingga Mei 2026, IHSG terkoreksi hampir 30 persen dan terjadi arus keluar modal asing sekitar Rp41,16 triliun.

Ketidakpastian pasar global dan domestik ini berpengaruh pada tren penurunan suku bunga serta persaingan promosi perbankan yang semakin ketat sepanjang 2025.

Memasuki tahun 2026 dengan tren kenaikan suku bunga, Bank DBS Indonesia tetap mencatat pertumbuhan yang dipengaruhi oleh meningkatnya apresiasi nasabah dengan skor kepuasan yang solid.

Baca Juga: Viral Diduga Dipepet Patwal RI 21, Pengemudi Ungkap Kronologi hingga Petugas Minta Maaf

Hal ini didasarkan atas kesuksesan rekomendasi portofolio yang lebih personal melalui integrasi wawasan investasi regional dari CIO DBS dan teknologi machine learning terhadap pendampingan investasi.

Atas kinerja tersebut, Bank DBS Indonesia meraih penghargaan Best Private Bank 2026 dari FinanceAsia.

Pengakuan ini melengkapi kapabilitas investasi Bank DBS Indonesia didukung oleh Chief Investment Office (CIO) DBS yang dinobatkan sebagai Best CIO in Asia oleh The Asset Triple A.

Hal ini turut memperkuat posisi Bank DBS Indonesia sebagai mitra tepercaya bagi nasabah dalam mengelola dan mengembangkan kekayaan lintas generasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

HP Dorong Visi Future of Work di HP Elevate 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:27 WIB
X