Hakim MA Anwar Usman Dilarikan ke Rumah Sakit, Sidang Sengketa Pilkada 2024 Ditunda

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 8 Januari 2025 | 20:31 WIB
Hakim Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman.
Hakim Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman.

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Mahkamah Konstitusi (MK) terpaksa menjadwalkan ulang sidang sengketa perselisihan hasil Pilkada 2024 (PHP) untuk panel 3, menyusul kondisi kesehatan Hakim Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Hakim Konstitusi Enny Nur mengonfirmasi bahwa Anwar Usman jatuh sakit, yang memaksa penjadwalan ulang sidang PHP panel 3 di Gedung MK, Jakarta Pusat, pada Rabu, 8 Januari 2025.

Baca Juga: Istri Tersangka Suap Ronald Tannur Ungkap Keluarga Kehabisan Uang, Saldo ATM Nol Rupiah!

“Pada pagi hari ini, sebenarnya ada sidang panel 1, panel 2, dan panel 3 yang dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB. Namun, untuk panel 3, sidangnya terpaksa dijadwalkan ulang,” ungkap Enny.

Diketahui, Anwar Usman dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh saat berjalan. Enny menjelaskan bahwa hakim yang juga merupakan paman dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, kini tengah menjalani observasi.

Jatuh Saat Berjalan, Anwar Usman Dirawat di Rumah Sakit

Enny menjelaskan bahwa insiden yang menyebabkan Anwar Usman dilarikan ke rumah sakit terjadi ketika sang hakim terjatuh saat berjalan.

“Beliau jatuh saat berjalan, tidak tahu apakah tersandung atau bagaimana, sehingga harus mendapatkan perawatan medis,” jelas Enny.

Baca Juga: Sebelumnya Tak Ingin Lagi Bahas STY, Kini Coach Justin Minta Penggemar Timnas Indonesia Move On ke Kluivert

Saat ini, Anwar Usman masih menjalani perawatan dan diharapkan segera pulih. “Kami berharap beliau cepat sembuh dan bisa kembali melanjutkan tugasnya,” ujar Enny.

Akibat ketidakhadiran Anwar Usman, jumlah hakim yang hadir dalam persidangan tidak memenuhi kuorum, yang mengakibatkan penundaan sidang.

MK pun memutuskan untuk menggantikan sementara posisi Anwar Usman dengan hakim konstitusi lainnya yang sedang tidak bertugas.

"Sidang harus tetap dilakukan dengan tiga hakim, jadi kami pinjam hakim lain yang sedang tidak bertugas untuk sementara waktu," terang Enny.

Enny juga menjelaskan bahwa para hakim konstitusi akan secara bergantian menangani persidangan hingga Anwar Usman pulih. “Kami akan selang-seling posisi sementara ini sampai beliau bisa kembali bertugas,” tandasnya.

Tak lama setelah insiden tersebut, Anwar Usman juga sempat menjadi sorotan publik terkait pernyataan kontroversialnya mengenai presidential threshold.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X