Istri Tersangka Suap Ronald Tannur Ungkap Keluarga Kehabisan Uang, Saldo ATM Nol Rupiah!

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 8 Januari 2025 | 20:26 WIB
Ilustrasi dompet kosong yang kini menimpa istri keluarga tersangka Hakim PN Surabaya yang terlibat kasus suap Ronald Tannur.  (Pexels.com @Ahsanjaya)
Ilustrasi dompet kosong yang kini menimpa istri keluarga tersangka Hakim PN Surabaya yang terlibat kasus suap Ronald Tannur. (Pexels.com @Ahsanjaya)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Persidangan kasus suap yang melibatkan Gregorius Ronald Tannur dan tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya berlangsung riuh.

Istri salah satu tersangka, Mangapul, Marta Panggabean, meluapkan kesedihannya saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Selasa, 7 Januari 2025.

Baca Juga: Sebelumnya Tak Ingin Lagi Bahas STY, Kini Coach Justin Minta Penggemar Timnas Indonesia Move On ke Kluivert

Tiga hakim PN Surabaya, yaitu Erintuah Damanik, Heru Hanindyo, dan Mangapul, didakwa menerima suap senilai Rp 4,67 miliar, yang terdiri dari Rp 1 miliar dan SGD 308 ribu (setara Rp3,6 miliar), terkait vonis bebas Ronald Tannur dalam kasus kematian kekasihnya, Dini Sera Afrianti.

Marta mengungkapkan rasa kecewanya kepada suaminya yang kini menjadi tersangka dalam kasus suap.

Ia menyesalkan bahwa perbuatan suaminya itu berimbas pada saldo ATM keluarga yang kini terkuras habis, alias nol rupiah, sejak Desember 2024.

"Saya sudah dua kali ke ATM, tapi saldo Anda nol, saldo Anda nol," ujar Marta dengan penuh emosi. “Sedih sekali itu saya, Pak!" lanjutnya.

Marta juga mengungkapkan bahwa sejak kasus tersebut terungkap, ia tidak lagi menerima gaji dari suaminya.

Gaji yang seharusnya digunakan untuk membiayai ketiga anaknya yang tengah kuliah.

"Tidak ada lagi (terima gaji). Sejak Desember tidak pernah lagi dapat gaji sampai sekarang. Padahal anak saya ada tiga mahasiswa," ungkapnya, dengan air mata yang berlinang.

Baca Juga: Erick Thohir Ambil Risiko Besar, Shin Tae-yong Diganti Demi Piala Dunia 2026

Meski marah, Marta mengaku merasa kasihan kepada suaminya dan bertanya-tanya tentang nasib Mangapul yang kini terjerat kasus suap.

"Tapi dalam hati kecil saya kasihan, kok bisa begini, kami alami kenapa begini, Tuhan, saya pikir begitu juga, Pak," ujarnya sambil menangis.

Jual Perhiasan demi Bertahan Hidup

Marta mengungkapkan bahwa keluarga mereka kini mengandalkan bantuan dari kakak ipar dan rela menjual perhiasan demi bertahan hidup setelah Mangapul kehilangan gajinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X