Santo Simon 'Si Zelot' dan Yudas Tadeus Jejak Dua Rasul Kristus di Persia yang Dirayakan Setiap 28 Oktober

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 28 Oktober 2024 | 09:06 WIB
Santo Yudas Tadeus dan Santo Simon si Zelot, Rasul.  (catholicnewsagency-com)
Santo Yudas Tadeus dan Santo Simon si Zelot, Rasul. (catholicnewsagency-com)

Ia menjabat sebagai uskup hingga kemartirannya pada masa penganiayaan umat Kristen di bawah Kaisar Trayanus tahun 107.

Baca Juga: Santo Gregorios Penerang, Melepaskan Armenia dari Paganisme ke Kristen

Santo Yudas

Yudas, yang juga dikenal sebagai Tadeus (yang berani), adalah saudara dari Rasul Yakobus Muda.

Tidak banyak diketahui tentang panggilannya sebagai rasul.

Tradisi mengakui Yudas sebagai penulis Surat Yudas yang memberikan dorongan dan penguatan kepada umat Kristen di tengah krisis moral.

Namun, beberapa ahli modern mempertanyakan atribusi ini, mengingat kemungkinan Yudas tidak memiliki pendidikan formal yang memadai, sehingga ia mungkin meminta orang lain menuliskannya.

Dalam Injil Yohanes, Yudas muncul saat Perjamuan Terakhir, di mana ia bertanya kepada Yesus: “Tuhan, apa sebabnya Engkau menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” Yesus menjawab, “Jika seseorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku, dan Bapa-Ku akan mengasihi dia; Kami akan datang kepadanya dan tinggal bersamanya.” (Yohanes 14:22-23)

Setelah kenaikan Yesus, Kitab Suci tidak mencatat kegiatan kerasulan Yudas.

Menurut tradisi, Yudas mewartakan Injil di Mesopotamia sebelum bergabung dengan Simon di Persia, di mana keduanya menjadi martir demi Kristus.

Sejarawan Eusebius mencatat bahwa Yudas memiliki dua cucu, Zoker dan Yakobus, yang pernah dihadapkan kepada Kaisar Domitianus karena hubungan darah dengan Raja Daud.

Namun, setelah diketahui bahwa mereka hanyalah orang-orang miskin, keduanya dibebaskan.

Santo Yudas dihormati Gereja sebagai pelindung bagi mereka yang menjalani tugas-tugas sulit. ***

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: imankatolik.or.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X