Presiden Prabowo Utus Delegasi Khusus ke Vatikan, Begini Misi yang Diemban

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 26 April 2025 | 06:05 WIB
Paus Fransiskus saat mengunjungi Indonesia. Kini, Paus Fransiskus sudah tiada. (Tim Media Panitia Penyambutan Paus Fransiskus 2024 @Agus Suparto)
Paus Fransiskus saat mengunjungi Indonesia. Kini, Paus Fransiskus sudah tiada. (Tim Media Panitia Penyambutan Paus Fransiskus 2024 @Agus Suparto)

PONTIANAKGLOBE.COM, VATIKAN -- Sebanyak Empat utusan khusus Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Roma, Italia, pada Jumat pagi, 25 April 2025, untuk menghadiri Misa Pemakaman Paus Fransiskus.

Delegasi tersebut terdiri atas Presiden RI ketujuh Joko Widodo, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Wakil Menteri Keuangan Thomas Aquinas Djiwandono, serta Ketua Panitia Penyambutan Paus Fransiskus di Indonesia pada September 2024, Ignatius Jonan.

Baca Juga: Ahmad Dhani Ajak Tanyakan Royalti Lagi Kupu-kupu Malam Titiek Puspa, Begini Jawaban Monohok Petty Tunjungsari

Pengiriman delegasi ini merupakan bentuk penghormatan terakhir Pemerintah Indonesia terhadap Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma yang wafat pada Senin pagi, 21 April 2025.

Paus Fransiskus menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan lebih dari sebulan di Rumah Sakit Gemelli, sejak 14 Februari 2025.

Sejak jenazah disemayamkan di Basilika Santo Petrus, lebih dari 150.000 umat dan peziarah telah memberikan penghormatan langsung.

Upacara pemakaman akan digelar di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, pukul 10.00 pagi waktu setempat, dan dipimpin oleh Kardinal Giovanni Battista Re, Dekan Kolegio Kardinal sejak 2020.

Paus Fransiskus, yang dikenal sebagai pemimpin spiritual yang mengagumi Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, akan dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma — sekitar 5,6 km dari Basilika Santo Petrus.

Dengan demikian, ia menjadi Paus kedelapan yang dimakamkan di basilika bersejarah yang dibangun pada tahun 432.

Baca Juga: Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Komplek Untan Pontianak

Sebelumnya, Paus terakhir yang dimakamkan di sana adalah Paus Clement IX pada tahun 1669. Yang pertama adalah Paus Honorius III pada tahun 1227.

Setelah Misa Pemakaman, Gereja Katolik akan memasuki masa berkabung selama sembilan hari yang disebut Novemdiales, tradisi kuno untuk mendoakan jiwa Paus yang wafat.

Selama masa ini, Misa akan digelar setiap hari pukul 17.00 di Basilika Santo Petrus, kecuali pada Hari Minggu Kerahiman Ilahi, 27 April, yang akan diadakan pukul 10.30 pagi di Lapangan Santo Petrus.

Delegasi Indonesia merupakan satu dari sekitar 170 delegasi dari negara dan organisasi internasional yang hadir dalam pemakaman Paus Fransiskus.

Sejumlah tokoh dunia turut hadir, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Pangeran William dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, raja dan ratu dari Spanyol, Belgia, Swedia, Norwegia, dan Monako, serta para pemimpin negara dari Eropa, Amerika Latin, Afrika, Asia Tengah, dan kawasan ASEAN seperti Filipina, Malaysia, Indonesia, serta Timor Leste. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: KBRI Takhta Suci, Vatikan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X