Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Komplek Untan Pontianak

photo author
- Jumat, 25 April 2025 | 04:05 WIB
Ilustrasi seseorang membuang bayi yang baru saja dilahirkan.
Ilustrasi seseorang membuang bayi yang baru saja dilahirkan.

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Warga Kompleks Perumahan Universitas Tanjungpura (Untan), Jalan Ketapang, Kecamatan Pontianak Selatan, digemparkan dengan penemuan jasad seorang bayi laki-laki pada Kamis, 24 April 2025 sekitar pukul 10.45 WIB.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tempat pembuangan sampah yang terletak di depan sebuah rumah kos.

Baca Juga: Pemuda Lintas Iman Indonesia Sampaikan Duka atas Wafatnya Paus Fransiskus, Begini Kata Duta Besar Vatikan Mgr Piero Pioppo

Jasad bayi malang itu berada dalam kantong plastik merah dan diperkirakan telah meninggal antara 8 hingga 12 jam sebelum ditemukan.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Jatmiko, bayi itu memiliki jenis kelamin laki-laki dan saat ini telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pontianak untuk proses visum.

Penemuan bermula saat seorang pemulung bernama Syahrimi (60) tengah mencari barang bekas di Gang Berkah, Kelurahan Bansir Laut, Pontianak Tenggara, sekitar pukul 09.30 WIB.

Ia mencium bau menyengat dari sebuah kantong plastik, dan setelah diperiksa, ternyata berisi jasad bayi.

Syahrimi pun segera memberitahukan temuan itu kepada temannya, Marali (53), yang kemudian melapor ke pihak kepolisian.

Tim dari Polsek Pontianak Selatan segera menuju lokasi, mengamankan TKP, dan mulai mengumpulkan bukti.

Baca Juga: Warung Legendaris di Puncak Lawu Usai Sudah: Keluarga Ungkap Nasib Warung Mbok Yem

Jasad bayi diperkirakan memiliki berat 3,25 kg dan panjang tubuh sekitar 54 cm.

AKP Jatmiko menegaskan bahwa pihaknya sedang menyelidiki kasus ini secara intensif dan menduga kuat bayi sengaja dibuang.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi jika mengetahui hal mencurigakan di sekitar lokasi.

Warga sekitar mengaku terkejut atas penemuan tersebut dan menyatakan bahwa kejadian seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya di lingkungan mereka.

Kawasan tersebut diketahui memiliki banyak rumah kos, sehingga polisi menduga pelaku bisa jadi berasal dari sekitar lokasi. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X