PONTIANAKGLOBE.COM, VATIKAN -- Paus Leo XIV menunjuk Uskup Christophorus Tri Harsono dari Keuskupan Purwokerto sebagai anggota Dikasteri untuk Dialog Antaragama, sebuah lembaga penting di Vatikan yang mengurusi relasi antara Gereja Katolik dan umat agama lain.
Penunjukan ini diumumkan secara resmi oleh Kantor Pers Takhta Suci pada Kamis, 3 Juli 2025, melalui laman resmi Vatikan.
Dalam pengumuman tersebut, Uskup Christophorus masuk dalam jajaran tokoh-tokoh penting dari berbagai negara yang dipercaya Bapa Suci untuk memperkuat misi dialog lintas iman di dunia.
Di antara nama-nama yang ditunjuk, terdapat para kardinal dan uskup dari Israel, Jepang, Iran, Kanada, Inggris, Amerika Serikat, Suriah, Thailand, Vietnam, Afrika Selatan, Brasil, Kazakhstan, Burkina Faso, Irlandia, Uni Emirat Arab, Italia, Jerman, Kenya, Pakistan, dan Sri Lanka.
Penunjukan ini merupakan pengakuan penting terhadap peran Gereja Katolik Indonesia dalam membangun dialog antaragama dan perdamaian lintas keyakinan.
Mgr Christophorus Tri Harsono dikenal aktif dalam membangun jembatan antarumat beragama, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Baca Juga: Upaya Tekan Karhutla di Kalbar, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)
Tentang Dikasteri untuk Dialog Antaragama
Dikasteri untuk Dialog Antaragama adalah bagian dari Kuria Roma yang bertugas menjalin dan membina hubungan antara Gereja Katolik dengan komunitas agama non-Kristen.
Lembaga ini berfokus pada promosi dialog, saling pengertian, dan kerja sama demi perdamaian dunia.
Dikasteri ini—dulu dikenal sebagai Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama—didirikan pada 1964 dan bertugas menjalin hubungan antara Gereja Katolik dan agama-agama non-Kristen (selain Yahudi).
Sejak 24 Januari 2025, Prefeknya adalah Kardinal Koovakad, yang menggantikan Kardinal Ayuso Guixot.
Baca Juga: Luhut Temui Jokowi: Doakan Kesembuhan dan Kenang Jasa Sebagai Pemimpin Bangsa
Dengan bergabungnya Uskup Christophorus dalam lembaga ini, diharapkan suara dan pengalaman Indonesia sebagai bangsa multikultural dan multiagama dapat memberi kontribusi positif dalam forum global Gereja Katolik.
Dalam berbagai kesempatan sepanjang awal tahun 2025, Prefek Dikasteri, Kardinal George Jacob Koovakad, menekankan pentingnya membangun dialog sebagai fondasi perdamaian dan persaudaraan.
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Mengangkat Pater Bernardus Bofitwos Baru OSA, sebagai Uskup Timika, Begini Profil-nya
Uskup Agustinus Pererat Toleransi dengan Silahturahmi Lebaran di Kalbar
Prabowo Melayat Uskup Emeritus Mgr Turang, Sebut Almarhum Sosok yang Selalu Bekerja untuk Rakyat Kecil
Uskup Agustinus Ajak Masyarakat Rayakan Pekan Gawai Dayak XXXIX, dengan Syukur
Ketika Mengampuni Menjadi Jalan Keselamatan! Ini Pesan Uskup Agustinus
Uskup Agustinus Sampaikan Refleksi Kasih dan Pengorbanan pada Misa Kamis Putih di Pontianak