pontianak-insights

Mesin Mati di Rel? KA Argo Bromo Tabrak Mobil Rombongan Haji di Grobogan

Minggu, 3 Mei 2026 | 21:19 WIB
Menyoroti kondisi terkini para korban kecelakaan mobil yang tertabrak KA Argo Bromo di wilayah Grobogan, Jawa Tengah. (Dok. Instagram.com/@malangraya_info)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kecelakaan tragis di perlintasan rel kereta api wilayah Grobogan kembali menjadi sorotan publik. Peristiwa yang terjadi pada Jumat dini hari (1/5/2026) itu melibatkan mobil rombongan pengantar calon jemaah haji yang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan swadaya Pulokulon.

Mobil Toyota Avanza yang membawa sembilan penumpang itu mengalami benturan keras hingga terpental sekitar 20 meter ke area persawahan. Akibatnya, empat orang meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: S2 Industri Kreatif UNESA Didorong ke Nasional, ICCN Jadi Jembatan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Eko Ari Kisworo, menjelaskan kendaraan melaju dari arah Sidorejo menuju Purwodadi sebelum insiden terjadi.

"Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP, berpenumpang 9 orang, berjalan dari arah selatan atau Sidorejo menuju ke arah utara atau Purwodadi dengan kecepatan sedang," ujarnya.

Eko menduga, saat melintasi rel tanpa palang pintu, mesin mobil sempat mati sehingga kendaraan tidak dapat segera melintas.

"Karena jarak sudah dekat, Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak bodi depan kiri dari Toyota Avanza," terangnya.

Benturan tersebut membuat mobil terpental, menghantam tiang, lalu terperosok ke area sawah di sekitar lokasi kejadian.

Rombongan dalam mobil diketahui merupakan satu keluarga yang hendak menuju pendopo untuk menghadiri pemberangkatan calon jemaah haji.

"Mau berangkat ke pendopo, tempat pemberangkatan haji," kata Eko.

Baca Juga: Potongan Ojol Turun Jadi 8%, Benarkah Ini Kabar Baik?

Ia memastikan tidak ada calon jemaah haji yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Empat korban meninggal dunia yakni Dalni (52), Muhamad Sakroni (52), Naila Dwi (11), serta Shazia Belvania Mutia (2,5). Sementara lima korban lainnya mengalami luka dengan berbagai tingkat keparahan dan masih dalam penanganan medis.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.***

Tags

Terkini