PONTIANAKGLOBE:COM; PONTIANAK -- Setelah menghabiskan 12 hari di Kota Pontianak dan bermalam di Posko FRKP WB Vespa Lovers, Hilario, seorang petouring dunia asal Italia, akhirnya melanjutkan perjalanan panjangnya dengan mengendarai Vespa Sprint kesayangannya.
Dari Pontianak, Hilario akan melanjutkan rute perjalanannya menuju Bali, kemudian Australia, sebelum kembali ke kampung halamannya di Francis, Italia.
Baca Juga: Menembus Batas Altar, Kiprah Kemanusiaan Tanpa Sekat Bruder Stephanus Paiman OFM Cap
Selama hampir dua pekan tinggal bersama komunitas FRKP, Hilario mengaku merasakan suasana yang hangat dan penuh persaudaraan.
Ia bahkan menyebut posko FRKP sebagai rumah keduanya.
"Saya merasa seperti berada di rumah sendiri. Semua orang menghormati privasi saya. Saat beristirahat, saya bisa benar-benar tenang tanpa gangguan. Ketika bekerja menyusun laporan perjalanan, saya juga merasa aman dan nyaman," ungkap Hilario.
Sebagai seorang vegetarian, ia mengatur sendiri kebutuhan makanannya sesuai dengan pola hidup yang dijalaninya.
Di akhir masa tinggalnya, Hilario menyampaikan harapan untuk kembali suatu hari nanti.
"Suatu saat saya akan datang lagi ke FRKP. Ini adalah rumah baru saya," katanya sambil tersenyum.
Kepergian Hilario dilepas oleh Bruder Stephanus Paiman OFMCap, anggota komunitas Vespa yang selama ini mendampinginya selama berada di Pontianak.
Mengusung semangat "Satu Vespa, Sejuta Saudara", Bruder Stephanus mengaku senang karena Hilario memilih tinggal bersama komunitas dibandingkan menginap di hotel.
"Saya melihat Hilario sebagai seorang musafir yang melalui perjalanan panjangnya justru mengajarkan banyak hal tentang kehidupan," ujarnya.
Menurut Bruder Stephanus, salah satu hal yang paling mengesankan dari sosok Hilario adalah kedisiplinannya dalam menjalani rutinitas sehari-hari.
Ketika merasa lelah dan ingin beristirahat, Hilario selalu berpamitan terlebih dahulu sebelum masuk ke tendanya yang dipasang di ruang tamu posko.
Bahkan saat hujan deras mengguyur kawasan Purnama dan sekitarnya hingga menyebabkan tendanya terendam air, ia tetap menjalani situasi tersebut dengan santai.
Artikel Terkait
Pabrikan Motor Italia Investasi di Indonesia, Pecinta Vespa Sabar Ya Motor Sedang Dirakit
Video Tersebar: Diduga Wakil Menteri Desa Prof Paiman Raharjo Dukung Gibran di Pilpres, Begini Katanya
Vespa 946 10° Anniversario Limited Edition Hadir dengan Harga Rp 260 Juta, Ini Spesifikasinya
Vespa Kesayangan Babe Cabita Terjual Rp212 Juta, Juragan 99 Kalah di Detik-detik Akhir!
WNA Italia Aniaya Warga Denpasar Gara-gara Masak
Menembus Batas Altar, Kiprah Kemanusiaan Tanpa Sekat Bruder Stephanus Paiman OFM Cap