Usai Parade Scooter Borneo XXI, Posko FRKP West Borneo Vespa Lovers Jadi Titik Temu Scooterist Nusantara

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Rabu, 29 Juli 2026 | 08:13 WIB
Suasana penuh keakraban mewarnai Posko FRKP West Borneo Vespa Lovers di Jalan Purnama, Pontianak, saat menerima kunjungan scooterist dari Bogor, Mojokerto, Sragen, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan usai mengikuti Parade Scooter Borneo XXI di Temajok, Kabupaten Sambas. (Dok. Pontianak Globe)
Suasana penuh keakraban mewarnai Posko FRKP West Borneo Vespa Lovers di Jalan Purnama, Pontianak, saat menerima kunjungan scooterist dari Bogor, Mojokerto, Sragen, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan usai mengikuti Parade Scooter Borneo XXI di Temajok, Kabupaten Sambas. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Parade Scooter Borneo (PSB) XXI di Temajok, Kabupaten Sambas, memang telah berakhir.

Namun semangat persaudaraan yang terbangun selama kegiatan ternyata tidak ikut selesai.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Soroti Kasus Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol, Desak Polisi Segera Ungkap Pelaku

Minggu (27/7/2026) malam, Posko Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) West Borneo Vespa Lovers di kawasan Purnama, Pontianak, berubah menjadi tempat berkumpulnya scooterist dari berbagai penjuru Indonesia.

Satu per satu tamu berdatangan.

Di antara mereka hadir Haji Ical dari Bogor, Pi'i dari Mojokerto, Abong dari Sragen, Ucok dari Sumatera Utara, serta Daeng dari Sulawesi Selatan.

Kehadiran para pecinta Vespa dari luar Kalimantan Barat itu menambah semarak suasana posko yang sejak awal dikenal sebagai rumah persaudaraan bagi para scooterist.

Obrolan ringan, tawa, serta kisah perjalanan selama mengikuti Parade Scooter Borneo XXI mengalir tanpa sekat.

Baca Juga: Sudaryono Pecat 261 Pegawai Non-ASN BGN, Sebut Ada yang Terlibat Judol hingga Dugaan Penyalahgunaan Anggaran

Tidak ada lagi perbedaan daerah asal maupun latar belakang.

Yang tersisa hanyalah ikatan sesama penggemar Vespa yang dipertemukan oleh perjalanan dan pengalaman bersama.

Suasana malam semakin akrab ketika para tamu disuguhi salah satu buah khas Kalimantan Barat.

Kebetulan, di depan posko terdapat pedagang yang menjual langsat Punggur.

Buah tersebut pun menjadi hidangan sederhana yang dinikmati bersama sambil berbagi cerita mengenai perjalanan mereka di Pulau Borneo.

Penasehat FRKP West Borneo Vespa Lovers, Bruder Stephanus Paiman OFMCap, mengatakan kebersamaan seperti inilah yang menjadi nilai utama dalam setiap kegiatan komunitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X