PONTIANAKGLOBE.COM, JAWA BARAT -- Kasus kematian Sumarna (41), petugas keamanan kawasan Waduk Jatiluhur yang ditemukan tewas dengan kedua tangan terborgol, mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dedi meminta Polres Purwakarta mengusut tuntas kasus tersebut dan segera mengungkap pelaku maupun penyebab kematian korban.
Baca Juga: Tribun VIP Kejurnas Drift Speed Fest Purwokerto Ambruk, 90 Penonton Jalani Perawatan
Dalam laporannya kepada Dedi, Polres Purwakarta mengungkapkan telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.
"CCTV di luar sekitaran waduk sudah kami amankan. Kemudian ada hipotesis atau kemungkinan yang berkaitan dengan korban, seperti masalah pribadi atau keluarga, yang sudah kami dalami," ujar perwakilan Polres Purwakarta dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @dedimulyadi71, Selasa (28/7/2026).
Minim CCTV dan Penerangan Jadi Kendala
Dedi juga menyoroti minimnya kamera pengawas (CCTV) di kawasan Waduk Jatiluhur. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kelemahan dalam sistem pengamanan objek vital nasional.
Polres Purwakarta mengakui keterbatasan CCTV di area waduk menjadi salah satu hambatan dalam proses penyelidikan.
"Itu kendala kami, karena di seputaran tidak ditemukan CCTV. Namun, kami mencari CCTV di luar, di jalan raya," kata pihak kepolisian.
Menanggapi hal itu, Dedi menilai pengelola waduk perlu meningkatkan sistem keamanan.
"Ini titik lemah PJT II. Ini bendungan yang menjamin keselamatan warga di Bekasi, Karawang, sampai Jakarta. Masa objek vital enggak ada CCTV-nya? Bahkan harus ada command center supaya ada yang mengawasi selama 24 jam," tegas Dedi.
Selain minim CCTV, kawasan di sekitar waduk juga disebut masih kekurangan penerangan.
Polisi Optimistis Kasus Segera Terungkap
Dalam kesempatan tersebut, Dedi menanyakan keyakinan penyidik untuk mengungkap kasus tersebut.
Artikel Terkait
Alumni Pontianak dan Kubu Raya Kompak Siapkan Bus untuk Mengikuti Magna Reunio 110 Tahun Persekolahan Katolik Nyarumkop
Parade Skuter Borneo XXI Satukan Pecinta Vespa Indonesia, Malaysia, dan Brunei di Temajok
Reuni Akbar PKN 110 Tahun Siap Digelar, Yustianus Ami Ajak Alumni Bersatu Membangun Almamater
Parade Skuter Borneo XXI Hadirkan Kisah Persaudaraan Lintas Negara, Br Stephanus Paiman Bertemu Kembali Penolongnya dari Sabah
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Tanjungbalai Jadi Sorotan, Korban Dapat Pendampingan Intensif
KemenHAM Kecam Aksi Main Hakim Sendiri dalam Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Bali