"Yang jelas, optimistis bisa tangkap pelakunya ya?" tanya Dedi.
"Optimistis bisa," jawab salah seorang anggota Polres Purwakarta.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah jenazah Sumarna ditemukan mengapung di perairan Waduk Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026).
Saat dievakuasi, korban masih mengenakan seragam petugas keamanan dengan kedua tangan dalam kondisi terborgol.
Hingga kini, Polres Purwakarta masih menyelidiki penyebab kematian Sumarna. Penyidik telah mengumpulkan barang bukti, memeriksa belasan saksi, menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta menunggu hasil lengkap pemeriksaan autopsi untuk mengungkap fakta di balik kematian korban. ***
Artikel Terkait
Alumni Pontianak dan Kubu Raya Kompak Siapkan Bus untuk Mengikuti Magna Reunio 110 Tahun Persekolahan Katolik Nyarumkop
Parade Skuter Borneo XXI Satukan Pecinta Vespa Indonesia, Malaysia, dan Brunei di Temajok
Reuni Akbar PKN 110 Tahun Siap Digelar, Yustianus Ami Ajak Alumni Bersatu Membangun Almamater
Parade Skuter Borneo XXI Hadirkan Kisah Persaudaraan Lintas Negara, Br Stephanus Paiman Bertemu Kembali Penolongnya dari Sabah
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Tanjungbalai Jadi Sorotan, Korban Dapat Pendampingan Intensif
KemenHAM Kecam Aksi Main Hakim Sendiri dalam Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Bali