PONTIANAKGLOBE.COM, SAMBAS — Minggu pagi, 27 Juli 2026, kawasan perbatasan Temajok masih diselimuti udara sejuk ketika rombongan Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) West Borneo Vespa Lovers bersiap meninggalkan desa yang beberapa hari terakhir menjadi pusat pertemuan ratusan scooterist dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Sebelum kembali melanjutkan perjalanan, doa dipanjatkan.
Baca Juga: Porseni XV Politeknik 2026: Polnep Tambah Tiga Emas, Futsal dan Pencak Silat Bidik Final
Rasa syukur mengiringi langkah para peserta setelah seluruh rangkaian Parade Scooter Borneo (PSB) XXI berlangsung dengan lancar.
"Terima kasih ya Allah atas penyertaan-Mu pada kami, FRKP WB Vespa Lovers, yang setelah mengikuti giat PSB di Temajok Sambas dapat beristirahat dalam penyertaan-Mu. Hingga pagi ini dengan penuh sukacita kami akan beraktivitas kembali sesuai rencana. Dampingi kami hingga apa yang akan kami lakukan sesuai kehendak-Mu. Amin," demikian doa yang disampaikan Penasehat FRKP West Borneo Vespa Lovers, Bruder Stephanus Paiman OFMCap, sebelum rombongan bertolak meninggalkan Temajok.
Namun, jejak Parade Scooter Borneo XXI tidak berhenti ketika para scooterist mulai meninggalkan kawasan perbatasan.
Baca Juga: Di Perbatasan Borneo, Vespa Menjadi Bahasa Persaudaraan
Bagi masyarakat Temajok, kegiatan tersebut menyisakan harapan baru terhadap masa depan desa yang berada di ujung utara Pulau Borneo itu.
Kepala Desa Temajok, Agil Firmansayah, menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara PSB XXI dan seluruh scooterist yang telah datang ke desanya.
Menurut dia, kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri membawa dampak positif bagi promosi pariwisata Temajok.
Ia berharap Parade Scooter Borneo dapat terus digelar di Temajok pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak wisatawan mengenal potensi desa yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut.
Harapan serupa juga disampaikan panitia pelaksana Parade Scooter Borneo XXI, Dahok.
Baca Juga: Kejagung Klaim Kantongi Bukti Kuat dalam Penetapan Tersangka Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung
Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang berkumpul para pecinta Vespa, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menuturkan, rangkaian kegiatan seperti pembagian bantuan sosial kepada warga dan pembagian bendera Merah Putih di kawasan perbatasan menjadi bagian penting dari pelaksanaan Parade Scooter Borneo XXI.
Artikel Terkait
Pabrikan Motor Italia Investasi di Indonesia, Pecinta Vespa Sabar Ya Motor Sedang Dirakit
Vespa 946 10° Anniversario Limited Edition Hadir dengan Harga Rp 260 Juta, Ini Spesifikasinya
Vespa Kesayangan Babe Cabita Terjual Rp212 Juta, Juragan 99 Kalah di Detik-detik Akhir!
Petouring Italia Tinggalkan Pontianak Setelah 12 Hari Bersama Komunitas Vespa FRKP
Parade Skuter Borneo XXI Satukan Pecinta Vespa Indonesia, Malaysia, dan Brunei di Temajok
Di Perbatasan Borneo, Vespa Menjadi Bahasa Persaudaraan