4 Nyawa Melayang! Mobil Pengantar Haji Tertabrak KA Argo Bromo

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 3 Mei 2026 | 21:05 WIB
Menyoroti insiden kecelakaan KA Argo Bromo dengan mobil rombongan haji di Grobogan, Jawa Tengah. Berikut ulasannya. (Dok. Instagram.com/@cretivox)
Menyoroti insiden kecelakaan KA Argo Bromo dengan mobil rombongan haji di Grobogan, Jawa Tengah. Berikut ulasannya. (Dok. Instagram.com/@cretivox)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Insiden kecelakaan tragis antara kereta api dan mobil rombongan pengantar jemaah haji di Grobogan menjadi sorotan publik.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat dini hari (1/5/2026), itu melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan sebuah mobil Toyota Avanza yang membawa sembilan penumpang.

Baca Juga: S2 Industri Kreatif UNESA Didorong ke Nasional, ICCN Jadi Jembatan

Akibat kejadian tersebut, empat orang meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi saat mobil melintasi rel tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon. Saat itu, kondisi berkabut membuat jarak pandang pengemudi menjadi terbatas.

Benturan keras membuat mobil terpental hingga sekitar 20 meter ke area persawahan di sekitar lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Grobogan, Kumala Enggar Anjarani, menjelaskan bahwa dugaan sementara kecelakaan terjadi karena kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melintas di perlintasan tanpa pengaman.

Selain itu, minimnya penerangan serta rambu peringatan di lokasi turut menjadi faktor yang memperparah kondisi.

"Dari 9 penumpang, 4 korban meninggal dunia, 3 korban rawat jalan, dan 2 korban dirawat di RSUD R Soejati Purwodadi Grobogan," kata Kumala.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Eko Ari Kisworo, menambahkan bahwa seluruh penumpang merupakan warga Grobogan yang baru saja mengantar keberangkatan jemaah haji ke Solo.

"Rombongan pengantar haji, jadi tidak ada (korban) calon haji. Tunggu ya masih didalami," ujarnya.

Baca Juga: Potongan Ojol Turun Jadi 8%, Benarkah Ini Kabar Baik?

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, membenarkan insiden tersebut dan menyebut kereta sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan untuk pemeriksaan.

"Mobil mengangkut rombongan pengantar jamaah haji berisi 9 orang tertabrak kereta api Argo Bromo Anggrek saat melintas di lokasi tersebut," jelasnya.

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas dan dinyatakan aman, perjalanan kereta kembali dilanjutkan beberapa menit kemudian.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X