PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Insiden kecelakaan tragis antara kereta api dan mobil rombongan pengantar jemaah haji di Grobogan menjadi sorotan publik.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat dini hari (1/5/2026), itu melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan sebuah mobil Toyota Avanza yang membawa sembilan penumpang.
Baca Juga: S2 Industri Kreatif UNESA Didorong ke Nasional, ICCN Jadi Jembatan
Akibat kejadian tersebut, empat orang meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan terjadi saat mobil melintasi rel tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon. Saat itu, kondisi berkabut membuat jarak pandang pengemudi menjadi terbatas.
Benturan keras membuat mobil terpental hingga sekitar 20 meter ke area persawahan di sekitar lokasi kejadian.
Kasatlantas Polres Grobogan, Kumala Enggar Anjarani, menjelaskan bahwa dugaan sementara kecelakaan terjadi karena kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melintas di perlintasan tanpa pengaman.
Selain itu, minimnya penerangan serta rambu peringatan di lokasi turut menjadi faktor yang memperparah kondisi.
"Dari 9 penumpang, 4 korban meninggal dunia, 3 korban rawat jalan, dan 2 korban dirawat di RSUD R Soejati Purwodadi Grobogan," kata Kumala.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Eko Ari Kisworo, menambahkan bahwa seluruh penumpang merupakan warga Grobogan yang baru saja mengantar keberangkatan jemaah haji ke Solo.
"Rombongan pengantar haji, jadi tidak ada (korban) calon haji. Tunggu ya masih didalami," ujarnya.
Baca Juga: Potongan Ojol Turun Jadi 8%, Benarkah Ini Kabar Baik?
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, membenarkan insiden tersebut dan menyebut kereta sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan untuk pemeriksaan.
"Mobil mengangkut rombongan pengantar jamaah haji berisi 9 orang tertabrak kereta api Argo Bromo Anggrek saat melintas di lokasi tersebut," jelasnya.
Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas dan dinyatakan aman, perjalanan kereta kembali dilanjutkan beberapa menit kemudian.***
Artikel Terkait
Seluruh Penumpang KA Turangga dan KA Commuterline Selamat, Korban Cedera Dibawa Ke RS Terdekat
Dikejar Target Jam 3? Fakta Baru Kecelakaan Maut Travel Majalengka
Kronologi Bus DAMRI Sintang–Pontianak Kecelakaan di Sanggau, Diduga Rem Blong, 1 Penumpang Tewas
Tangis Pagi Hari, Ternyata Jadi Tanda Selamat dari Kecelakaan Kereta di Bekasi
Dasco Telepon Prabowo, Langsung Bergerak: Rp4 Triliun Digelontorkan untuk Perlintasan KA
Kabut Tebal, Nyawa Melayang! Minibus Rombongan Haji Dihantam KA Argo Bromo Anggrek