Taspen Sambangi Promedia, Bahas Santunan Rp283 Juta Korban Kecelakaan Kereta

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 3 Mei 2026 | 20:38 WIB
PT Taspen (Persero) melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Promedia Group di Jalan Terusan Halimun, Kota Bandung, pada Kamis (30/4/2026).  (Dok. Promedia Group)
PT Taspen (Persero) melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Promedia Group di Jalan Terusan Halimun, Kota Bandung, pada Kamis (30/4/2026). (Dok. Promedia Group)

PONTIANAKGLOBE.COM, BANDUNG -- PT Taspen (Persero) melakukan kunjungan ke kantor Promedia Group di Jalan Terusan Halimun, Kota Bandung, pada Kamis (30/4/2026). 

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun kolaborasi dengan ekosistem media digital.

Baca Juga: Kabut Tebal, Nyawa Melayang! Minibus Rombongan Haji Dihantam KA Argo Bromo Anggrek

Corporate Secretary Taspen, Henra, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Promedia Group.

"Terima kasih atas kesempatannya untuk kami melakukan kunjungan media untuk menjalin silaturahmi," kata Henra.

Dalam pemaparannya, Henra menjelaskan bahwa Taspen merupakan BUMN yang mengelola berbagai program jaminan sosial bagi ASN, seperti Tabungan Hari Tua (THT), Program Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).

Ia juga menegaskan komitmen Taspen dalam memberikan perlindungan kepada peserta, termasuk dalam situasi darurat seperti kecelakaan kerja.

"Kemarin ada kecelakaan kereta api, salah satunya ada peserta (PT Taspen), seorang guru di Jakarta Timur kami telah berikan santunan senilai Rp283 juta," jelasnya.

Henra merinci, santunan tersebut terdiri dari manfaat JKK sebesar Rp227 juta dan THT sebesar Rp56 juta. Selain itu, ahli waris juga akan menerima manfaat pensiun bulanan.

"Nanti, ahli waris (korban) akan mendapat uang pensiun setiap bulan," tandasnya.

Baca Juga: Kisah Arinjani, Korban KRL Bekasi yang Tinggalkan Luka Mendalam

Sementara itu, CEO Promedia Group, Agus Sulistriyono, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan peran penting kolaborasi dalam memperkuat industri media digital nasional.

"Kami bermitra dengan rekan media dari Aceh hingga Papua, kami ada di banyak titik," ujarnya.

Ia menilai, keberlanjutan media lokal di era digital sangat bergantung pada adaptasi terhadap perubahan platform.

"Prediksi saya, bisnis informasi tak akan pernah mati, tapi medium platform akan silih berganti," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X