PONTIANAKGLOBE.COM, SEKADAU -- Tim gabungan berhasil menjangkau area jatuhnya helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis, 16 April 2026 malam.
Meski demikian, evakuasi belum bisa dilakukan karena kondisi gelap dan medan yang sulit.
Baca Juga: Viral dan Picu Pro-Kontra, Patria PMKRI Undang Terbuka JK Hadiri Dialog Kebangsaan
Kabagops Polres Sekadau, AKP Sugiyanto, menyampaikan bahwa tim telah berada di sekitar lokasi kejadian.
Namun, akses menuju titik jatuhnya helikopter masih terbatas sehingga tim belum dapat mendekat sepenuhnya.
Ia menjelaskan, tim saat ini berada sekitar 50 meter dari lokasi jatuhnya helikopter, tepatnya di kawasan perbukitan.
Situasi tersebut membuat proses evakuasi tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari.
Baca Juga: Padre Marco Solo: Refleksi Perdamaian Paus Leo XIV Melawan Perang
Evakuasi direncanakan akan dilanjutkan pada Jumat pagi dengan bantuan alat berat yang sedang menuju lokasi untuk mendukung proses tersebut.
Sementara itu, tim gabungan tetap bersiaga di sekitar area kejadian sambil menunggu kondisi yang lebih aman dan mendukung.
Sebelumnya, helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak pada Kamis pagi sekitar pukul 08.39 WIB di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman.
Baca Juga: Yang Tinggal, Yang Masih Berjejak
Helikopter tersebut tengah dalam penerbangan dari Sintang menuju Pontianak.
Berdasarkan hasil pemantauan udara, tim SAR gabungan kemudian berhasil mengidentifikasi titik jatuhnya helikopter setelah terlihat adanya puing-puing di lokasi. ***
Artikel Terkait
BPBD Kalbar Mulai Operasi Udara Pakai 2 Helikopter Pantau Karhutla di West Borneo, Petani Diminta Pasang Patok
Putin Kirim Tim Khusus Bantu Cari Helikopter Presiden Iran yang Jatuh di Pegunungan
Upaya Pemadaman Karhutla, BNPB Gunakan 7 Helikopter dan 14 Juta Liter Air di Kalbar
Caroline Riady Viral Dijemput Helikopter Saat Pulang Kerja, Bertemu dengan Pengunggah Videonya dan Jawab Pertanyaan Netizen
Kronologi Lengkap Helikopter PK-RGH Hilang Kontak di Tanah Bumbu, Baru 8 Menit Terbang
Longsor Beruntun di Sibolga, BNPB Turunkan Helikopter Besar untuk Operasi Darurat