BPBD Kalbar Mulai Operasi Udara Pakai 2 Helikopter Pantau Karhutla di West Borneo, Petani Diminta Pasang Patok

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 17 Juni 2023 | 14:32 WIB
Tampak lahan terbakar di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, saat dipantau menggunakan helikopter oleh petugas BNPB. (Pontianak Globe/BPBD Kalbar)
Tampak lahan terbakar di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, saat dipantau menggunakan helikopter oleh petugas BNPB. (Pontianak Globe/BPBD Kalbar)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar mulai menggelar patroli udara, Sabtu, 17 Juni 2023.

Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar Daniel SPd SE mengatakan, BPBD Provinsi Kalbar mulai melaksanakan Patroli Udara yang dikendalikan oleh Satuan Tugas Udara dengan mengoperasikan dua unit helikopter untuk wilayah West Borneo atau Kalimantan Barat. 

Adapun helikopter yang digunakan tersebut adalah Helikopter Bell 206 PK (Pontianak Base) Wilayah sasaran patroli udara sorti 1 di KKR area, Kota Singkawang area, Kabupaten Bengkayang area, serta Kabupaten Sambas area.

Kemudian Helikopter AS 250 (Ketapang Base). Wilayah sasaran Patroli Udara sorti 1 KKR area, KKU area, dan Kabupaten Ketang area. 

Daniel menambahkan penetapan wilayah operasi ini didasarkan bahwa di wilayah tersebut terdapat titik panas yang patut diwaspadai.

Helikopter BNPB yang diperbantukan ke BPBD Kalbar untuk memantau Karhutla.
Helikopter BNPB yang diperbantukan ke BPBD Kalbar untuk memantau Karhutla. (Pontianak Globe/BPBD Kalbar)
Apabila Patroli udara ini menemukan kebakaran, maka Satgas Udara akan menyampaikan informasi bahwa perlu dilakukan operasi pemadaman.

Jika wilayah sulit tidak ada sumber air dan tidak dapat dilewati kendaraan maka akan dilaksanaka water bommbing.

Namun jika masih ada terdapat sumber air dan dapat akses yang baik maka Satgas Darat akan melakukan operasi pemadaman. 

"Helikopter MI 8 UR untuk water bommbing sudah disiagakan sewaktu-waktu dapat digerakan untuk melakukan water boombing," kata Daniel. 

"Imbauan kepada masyarakat dan petani yang memiliki lahan di area terbuka untuk memberikan tanda patok berupa bendera (kain berwarna) di empat penjuru supaya petugas patroli udara dapat mengenal bahwa lahan itu milik petani yang sedang buka lahan untuk bercocok tanam," ujar Daniel. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X