Biaya Mudik Lokal Antar-Kabupaten di Kalbar: Trik Mengatur Uang Biar Gak Kering Pasca-Pulang Kampung

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Senin, 1 Juni 2026 | 22:42 WIB
Foto Ilustrasi jalanan yang macet saat mudik.  (Unsplash @zenitarka)
Foto Ilustrasi jalanan yang macet saat mudik. (Unsplash @zenitarka)

2. Siasati Tradisi "Oleh-Oleh" dan Pajak Sosial
Salah satu budaya yang melekat erat saat pulang kampung adalah membawa buah tangan dari kota untuk keluarga di daerah.

Baca Juga: Panitia Pembangunan GKE Betlehem Pontianak Dilantik, Siap Wujudkan Gedung Gereja Permanen

Di sinilah jebakan over-spending sering terjadi akibat rasa tidak enak hati.

Strategi taktisnya adalah menetapkan batasan kuota (budget cap) yang kaku sejak awal.

Kamu tidak perlu membelikan barang mahal untuk semua kerabat.

Fokuslah membawa oleh-oleh khas Pontianak yang fungsional dan bisa dinikmati bersama di rumah, seperti kopi bubuk lokal kemasan atau makanan ringan tradisional yang harganya ramah kantong namun dikemas menarik.

3. Buat "Dana Kembali" Sebelum Berangkat
Kesalahan fatal mayoritas pemudik adalah menghabiskan seluruh sisa uang yang ada di dompet saat berada di kampung halaman, dengan pikiran “Ah, urusan di Pontianak nanti dipikirkan kalau sudah sampai.”

Baca Juga: Prof Gusti Hardiansyah Minta Audit Tata Niaga Sawit, Soroti Peran Loading Ramp dan Pengumpul

Bagaimana trik-nya agar hemat dan pengeluaran terkendali? Sebelum kamu melangkah keluar dari gerbang kosan untuk mudik, pisahkan terlebih dahulu "Dana Kembali" sebesar minimal Rp200.000 hingga Rp300.000.

Uang ini bisa kamu transfer ke rekening bank khusus yang tidak kamu bawa kartunya, atau disimpan di dalam saldo dompet digital (E-Wallet).

Dana ini mutlak tidak boleh disentuh selama di kampung, fungsinya murni sebagai modal bertahan hidup pada minggu pertama saat kamu kembali ke Pontianak nanti.

Kunci+nya, pulang kampung untuk melepas rindu dengan orang tua adalah hal yang mulia, namun merusak kesehatan finansial diri sendiri juga bukan pilihan yang bijak.

Dengan perencanaan anggaran mudik yang ketat, kamu bisa menikmati kehangatan keluarga tanpa perlu dihantui rasa cemas saat kembali ke tanah perantauan. Tetap aman di jalan. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X