Lawan Arah dan Tabrak Kendaraan, Kombes Reynold Hutagalung Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 27 Februari 2026 | 09:14 WIB
Mobil Toyota Calya lawan arah di Jalan Gunung Sahari, Jakpus. (Dok. Instagram/amq_mnl)
Mobil Toyota Calya lawan arah di Jalan Gunung Sahari, Jakpus. (Dok. Instagram/amq_mnl)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Aksi sebuah mobil Toyota Calya yang melaju melawan arah di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu petang (25/2/2026), viral di media sosial. Kendaraan bernomor polisi D 1640 AHB itu diketahui dikemudikan Hafiz Mahendra (25) dan sempat menabrak sejumlah kendaraan lain hingga memicu kemarahan warga.

Peristiwa bermula ketika petugas kepolisian yang sedang bertugas lebih dulu menghentikan mobil tersebut untuk pemeriksaan kelengkapan surat. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, menyampaikan bahwa kendaraan itu menggunakan pelat nomor palsu.

Baca Juga: Rositah Umasugi Umumkan PTDH Bripda MS, Publik Tuntut Keadilan untuk AT

Diduga panik saat hendak diperiksa, HM justru menginjak pedal gas dan melarikan diri. Ia masuk ke Jalan Gunung Sahari dan melaju berlawanan arah di tengah arus lalu lintas yang padat.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap HM, termasuk menjalani tes urine untuk memastikan ada atau tidaknya pengaruh zat terlarang yang menyebabkan dirinya berkendara secara ugal-ugalan.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Untuk korban jiwa dipastikan tidak ada, namun korban luka ada satu orang, kemudian mobil dan motor ada yang menjadi korban terserempet,” ujar Reynold dalam keterangannya kepada media.

Rekaman kejadian pertama kali diunggah akun Instagram @amq_mnl dengan keterangan, “Kejadian sore tadi di Pasar Baru Timur.” Dalam video yang telah ditonton lebih dari 15 juta kali itu, terlihat mobil Calya melawan arus, menyerempet kendaraan, bahkan menabrak dan menyeret sepeda motor.

Baca Juga: Sebut Fungsi Helm, Damkar Depok Justru Dapat Ancaman

Petugas sempat melepaskan tembakan peringatan, namun pengemudi tetap melaju. Mobil juga terlihat mundur secara agresif dan kembali menabrak motor milik pengemudi ojek online.

Aksi tersebut membuat warga emosi. Lemparan helm memecahkan kaca bagian belakang dan samping mobil. Kendaraan akhirnya berhenti setelah dikepung massa serta mobil polisi yang berada di belakangnya.

“Bannya aja yang dipecahin, nggak bakal bisa keluar itu. Keluar aja kenapa sih, itu ada ceweknya juga di dalam,” ucap perekam video.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Rekomendasi

Terkini

X