PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Kawasan Waterfront Kapuas kini resmi jadi pusat tongkrongan malam paling populer bagi anak muda di Kota Pontianak.
Menikmati angin sepoi-sepoi Sungai Kapuas ditemani lampu-lampu kapal yang melintas memang jadi kombinasi sempurna untuk melepas penat setelah seharian kuliah atau kerja.
Baca Juga: Peluang Cuan dari Rumah, Jadi Freelance Content Creator untuk UMKM Kuliner Tradisional Pontianak
Namun, kalau gak pintar mengatur pengeluaran, agenda healing tipis-tipis ini bisa berubah jadi bencana finansial, terutama saat dompet sudah memasuki fase kritis di akhir bulan.
Godaan aroma jajanan di sepanjang Waterfront sering kali bikin tangan reflek merogoh kocek tanpa kendali.
Tenang, kamu gak perlu mengurung diri di kosan.
Dengan strategi yang tepat, modal Rp50.000 sudah lebih dari cukup untuk membuatmu kenyang, dapat konten estetik, sekaligus healing tanpa rasa bersalah.
Baca Juga: Cara Daftar Sertifikasi Halal Gratis atau SEHATI Buat Naikin Kelas Bisnis Kuliner Rumahanmu
Yuk, intip simulasinya!
Pos 1: Amankan Retribusi dan Parkir (Rp5.000)
Langkah pertama yang paling krusial adalah mengamankan biaya wajib.
Tarik uang koin atau selembar dua ribu dari dompet untuk biaya parkir motor yang aman.
Sisa tiga ribu rupiah bisa kamu cadangkan untuk biaya toilet umum jika mendesak.
Sisa anggaran: Rp45.000.
Pos 2: Sensasi Menyusuri Kapuas Pakai Kapal Wisata (Rp15.000)
Nongkrong di Waterfront belum lengkap kalau belum merasakan sensasi naik kapal wisata menyusuri sungai terpanjang di Indonesia ini.
Tarif naik kapal wisata ini sangat ramah kantong, biasanya berkisar Rp15.000 per orang untuk satu putaran.
Artikel Terkait
Amica Amico Pontianak Kenalkan Roujiamo, Burger Tertua Khas China
Nasabah BCA di Tasikmalaya Kehilangan Rp160 Juta, Begini Kata Bank Terkait Dugaan Akses Mobile Banking
Ganti ‘Ngopi Cantik’ Jadi ‘Ngopi Tiam’ Begini Trik Anak Muda Pontianak Amankan Dana Darurat Tanpa Kehilangan Vibe
Jangan Asal Ikut-Ikutan, Panduan Membaca 'Rapor' Saham Konsumer Buat Pemula Sebelum Klik Tombol Beli
Gym Membership vs Olahraga Gratis di Taman Digulis: Mana Investasi Kesehatan yang Paling Ramah UMK?
Demam Thrift Shopping di Jalan Bali & Ampera: Ladang Cuan atau Siap-Siap Tergusur Aturan Baru?