PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Kemudahan transaksi digital hari ini bagaikan pisau bermata dua.
Di satu sisi, fitur Buy Now Pay Later (BNPL) bikin belanja tinggal sekali klik.
Di sisi lain, data OJK mencatat realitas yang ngeri: hampir separuh (48,65%) kasus kredit macet pinjaman online didominasi oleh anak muda usia 19-34 tahun.
Banyak dari kita yang awalnya iseng memakai paylater untuk hal kecil seperti tiket bioskop atau kopi susu.
Tanpa disadari, nominalnya menumpuk sampai menguras seluruh gaji bulanan.
Jika kamu saat ini sedang pusing melihat tagihan yang terus membengkak, jangan kabur!
Eksekusi 4 langkah taktis ini untuk merdeka dari utang digital:
1. Setop Gali Lubang Tutup Lubang
Jangan pernah membayar tagihan lama dengan meminjam dari aplikasi pinjol baru.
Bunga, biaya admin, dan denda aplikasi baru justru akan melipatgandakan utangmu.
Cukupkan lingkaran utangnya di titik sekarang dan fokus pada penyelesaian.
2. Audit dan Urutkan Tagihan
Tulis semua daftar utang secara jujur di aplikasi notes HP.
Catat nama aplikasi, nominal utang pokok, bunga, serta tanggal jatuh tempo.
Gunakan Snowball Method: fokus bayar utang dengan nominal paling kecil atau bunga paling mencekik terlebih dahulu.
Bayar biaya minimum di aplikasi lainnya agar tidak terkena denda keterlambatan.
3. Masuk Mode Hidup Minimalis Ekstrem
Lupakan dulu urusan gengsi atau validasi sosial di media sosial.
Alokasikan anggaran jatah nongkrong 100 persen untuk menyuntik pembayaran utang.
Berterus teranglah kepada teman tongkrongan kalau kamu sedang mengencangkan ikat pengikat keuangan.
4. Nonaktifkan dan Hapus Aplikasinya
Begitu satu akun tagihan sudah lunas dibayar, jangan biarkan akun tersebut aktif terpasang di HP.
Hubungi layanan konsumen aplikasi untuk penutupan akun secara permanen.
Hapus aplikasinya dari ponselmu agar jauh dari godaan promo yang manipulatif.
Skor kredit yang bersih (SLIK OJK / BI Checking) sangat krusial bagi masa depanmu.
Jika catatan kreditmu rusak karena menunggak paylater, kamu bakal kesulitan mengajukan KPR rumah atau modal usaha di kemudian hari.
Hidup tenang tanpa bayang-bayang notifikasi penagih utang jauh lebih berharga daripada pamer barang mewah hasil utang digital. ***
Artikel Terkait
Jangan Taruh Semua Telur di Satu Keranjang, Trik Diversifikasi Investasi Modal Pelajar ala Mahasiswa Untan
Paylater dan FOMO, Jebakan Finansial yang Bikin Gen Z Pontianak Sulit Punya Tabungan Rp10 Juta Pertama
Gak Melulu Bisnis Kopi, 4 Lini Usaha Kreatif di Pontianak yang Lagi Ramai ‘Dikuliti# Anak Muda
Ekonomi Kreatif dari Kamar Kos, Anak Muda Pontianak Bisa Dapat Cuan Dolar Lewat Freelance Remote Working
Modal Rp10 Ribu Bisa Punya Saham? Panduan Micro-Investing buat Gen Z yang Mau Mulai Investasi Tanpa Skip Healing
Rupiah Tembus Rp17.800! Haruskah Gen Z Panik atau Malah Saatnya Borong Dolar?