Kenapa Belanja Thrifting di Lelong Pontianak Sebenarnya adalah Strategi Finansial yang Jenius?

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Kamis, 28 Mei 2026 | 15:05 WIB
Suasana pasar pakaian bekas atau lelong di Iligan City, Northern Mindanao, Filipina. (Pexels @Bryan)
Suasana pasar pakaian bekas atau lelong di Iligan City, Northern Mindanao, Filipina. (Pexels @Bryan)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Bagi masyarakat luar pulau, istilah thrifting atau berburu pakaian bekas mungkin terdengar seperti tren baru anak muda skena.

Tapi bagi kita yang tinggal di Pontianak, aktivitas ini sudah mendarah daging sejak lama dengan sebutan lokal yang legendaris: Ngelong atau berburu baju Lelong.

Baca Juga: Lahan di Kubu Raya Makin Melejit, Mending Nabung Beli Tanah Kavling atau Saham Properti?

Mulai dari pasar lelong di kawasan Jalan Nusa Indah, Siantan, hingga deretan pasar kaget mingguan, Pontianak adalah salah satu surga lelong terbesar di Indonesia.

Menariknya, di tengah gempuran tren fesyen cepat (fast fashion) yang bikin kantong bolong, beralih ke baju lelong sebenarnya bukan cuma soal gaya, melainkan sebuah strategi finansial yang sangat jenius buat Gen Z. Ini alasannya:

1. Memangkas Budget Penampilan Hingga 80 Persen

Memasuki dunia kerja atau perkuliahan menuntut kita untuk selalu tampil rapi dan berganti pakaian.

Kalau kamu beli baju baru bermerek di mall, satu kemeja formal bisa menghabiskan Rp300.000.

Sementara di pasar lelong, dengan modal Rp50.000 sampai Rp100.000 saja, kamu sudah bisa membawa pulang 3-4 potong pakaian berkualitas premium yang kondisinya masih 90 persen mulus.

Sisa uangnya? Bisa langsung kamu alihkan ke pos investasi.

Baca Juga: Mengenal Istilah 'Dividen Hunter' TRik dan Cara Dapat Duit Pasif dari Saham Raksasa RI

2. Kualitas Bahan Jadul Jauh Lebih Awet

Pakaian lelong (terutama jaket, outer, atau kemeja flanel keluaran tahun 90-an atau 2000-an awal) terkenal memiliki jahitan dan material kain yang sangat kokoh.

Pakaian ini tidak gampang melar walau dicuci berkali-kali di mesin cuci kosan.

Ini adalah bentuk efisiensi jangka panjang karena kamu tidak perlu sering-sering beli baju baru akibat kain yang cepat rusak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X