Gen Z Cuan, tapi Mayoritas Warga Australia Masih Tak Yakin pada Kripto

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 26 Oktober 2025 | 19:56 WIB
Ilustrasi koin kripto. (Unsplash @Peiobty)
Ilustrasi koin kripto. (Unsplash @Peiobty)

PONTIANAKGLOBE.COM, SIDNEY -- Upaya besar pemerintah Australia di bawah Partai Buruh (Labor) untuk memperkuat regulasi aset digital tampaknya belum mampu mendorong kepercayaan publik.

Sebuah survei terbaru menunjukkan, adopsi kripto di Negeri Kanguru masih mandek meski aturan baru sedang digodok.

Baca Juga: 5 Investasi Paling Menguntungkan Setahun Terakhir: Emas dan Kripto Jadi Primadona

Survei Tahunan Kripto Australia ke-5 yang dirilis bursa kripto Swyftx pada Rabu (23/10/2025) mengungkap bahwa hampir 60 persen warga Australia menyatakan tidak percaya kripto, naik dari 57 persen pada 2024.

Sementara tingkat kepemilikan aset digital di kalangan orang dewasa masih stagnan.

CEO Swyftx Jason Titman menilai, investor kini lebih menunggu hasil konkret dari janji regulasi ketimbang wacana semata.

“Janji regulasi di masa depan tidak sepenting penerapannya di lapangan,” ujarnya kepada Decrypt.

Baca Juga: Purbaya Bongkar Modus Balpres: Negara Rugi, Mafia Impor Panen Untung

Ia menambahkan, kripto masih dianggap sebagai “kelas aset antarus” yang kurang diminati investor dengan profil risiko rendah.

Meski begitu, kelompok usia di bawah 35 tahun tetap menjadi investor kripto paling aktif dan paling banyak mencetak keuntungan.

Menurut survei, sekitar 82 persen trader Gen Z melaporkan laba rata-rata 9.958 dolar Australia dalam setahun terakhir.

Baca Juga: Detik-detik Truk Hantam Motor dan Ambulans di Kubu Raya, Satu Orang Meninggal Dunia, Ternyata Penyebabnya Hanya Hal Sepele

Kepemilikan kripto paling tinggi ditemukan pada orang tua dengan anak di bawah 18 tahun (39 persen), sedangkan pada kelompok tanpa anak hanya 12 persen, dan di atas usia 50 tahun hanya 6 persen.

Swyftx memperkirakan 1,6 juta warga Australia baru akan mulai berinvestasi kripto setelah regulasi resmi diberlakukan.

“Begitu aturan ditegakkan, narasinya akan bergeser — jutaan warga siap masuk ke pasar kripto,” kata Titman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: decrypt.co

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X