Emas Batangan vs Emas Digital: Cara Mengamankan 'Uang Dingin 'dari Inflasi Mulai dari Rp10.000

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Rabu, 3 Juni 2026 | 06:42 WIB
Ilustrasi emas batangan. (Pexels.com @Michael Steinberg )
Ilustrasi emas batangan. (Pexels.com @Michael Steinberg )

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Di tengah dinamika ekonomi global tahun 2026 yang penuh ketidakpastian, ada satu instrumen investasi kuno yang justru kembali menjadi primadona di kalangan anak muda: Emas.

Sejak zaman nenek moyang kita, logam mulia ini sudah terbukti menjadi tameng paling ampuh melawan inflasi (penurunan nilai mata uang).

Baca Juga: Terjebak 'Skena' Hobi Baru: Trik Menikmati Pergaulan di Pontianak Tanpa Bikin Saldo Rekening Sekarat

Saat harga barang-barang di pasar Pontianak merangkak naik, nilai emas biasanya akan ikut menyesuaikan diri.

Namun, kalau kita bicara soal investasi emas ke Gen Z atau milenial Pontianak, bayangan mereka pasti langsung tertuju pada emas batangan fisik yang berat, ribet belinya, dan bikin cemas karena takut hilang dicuri di kamar kos.

Untungnya, teknologi finansial hari ini melahirkan solusi modern bernama Emas Digital.

Lewat fitur ini, kamu bisa memiliki pecahan emas tanpa harus memegang fisiknya secara langsung.

Baca Juga: Silaturahmi Ulama dan Tokoh Lintas Agama di Yogyakarta, KH Suyuti Toha Tegaskan Komitmen Kebangsaan

Yuk, kita bedah cara mainnya biar kamu gak salah langkah!

Apa Itu Emas Digital dan Mengapa Sangat Cocok buat Pemula?
Sederhananya, emas digital adalah layanan jual-beli emas secara online di mana emas fisikmu dititipkan di brankas perusahaan penyedia layanan yang aman dan terregulasi.

Ada tiga alasan utama mengapa instrumen ini ramah banget buat kantong pekerja muda atau mahasiswa di Pontianak:

1. Modal Super Minim: Kalau beli emas fisik batangan, kamu minimal harus merogoh kocek ratusan ribu untuk ukuran 0,5 gram.

Di emas digital, kamu bisa mencicil tabungan emas mulai dari Rp10.000 saja! Nyaris tanpa beban.

2. Spread (Selisih Harga) Lebih Rendah: Emas digital umumnya memiliki selisih harga jual dan harga beli yang lebih tipis dibandingkan emas fisik biasa.

Artinya, potensi kamu untuk mencapai titik balik modal (Break Even Point) bisa lebih cepat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X