Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar jalur pendakian pada Minggu (23/8/2026) pagi.
Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan di sebuah jurang di sekitar Puncak Sejati dalam kondisi meninggal dunia.
“Pukul 13.20 WIB, korban ditemukan di jurang sekitar Puncak Sejati dengan kedalaman sekitar 150 meter dalam kondisi meninggal dunia (MD),” tulis BPBD Temanggung dalam unggahannya, dikutip Senin (24/8/2026).
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa menuju Basecamp Banaran dan tiba sekitar pukul 13.40 WIB.
“Setelah proses evakuasi, korban tiba di Basecamp Banaran pukul 13.40 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Temanggung,” lanjut keterangan tersebut.
Tim SAR mengingatkan para pendaki agar tidak hanya mempersiapkan kondisi fisik, tetapi juga memahami karakteristik jalur yang akan dilalui.
Pendaki juga diminta membawa perlengkapan keselamatan yang memadai, tetap bersama rombongan, serta tidak mengambil jalur yang tidak dikenali untuk menghindari risiko kecelakaan. ***
Artikel Terkait
Siswa SMP di Jambi Meninggal Usai Duel, Polisi Amankan Pelajar 13 Tahun
Kebakaran Hanguskan 129 Rumah di Kampung Adat Sade Lombok, 320 Warga Terdampak
Karhutla Datang, Jangan Jadikan Peladang Menantang
Br Stephanus Paiman OFM Cap: Jangan Sederhanakan Karhutla dengan Menyalahkan Peladang Tradisional
P2D Kalbar Tolak Rencana Pencabutan Perda Perladangan Berbasis Kearifan Lokal
KPK Bongkar Dugaan Pemerasan Penerimaan Maba Unsoed, Rektor Jadi Tersangka