PONTIANAKGLOBE.COM --Besok, Minggu 16 Oktober 2022, umat Katolik seluruh dunia merayakan pesta Santo Gerardus Majella. Siapa dia dan bagaimana kisah hidupnya sehingga dinyatakan sebagai orang kudus? Simak ulasan nya berikut ini.
Gerardus lahir di Muro Lucano, Napoli Selatan, Italia pada bulan April 1726.
Gerardus yang kemudian dikenal sebagai Santo Gerardus Majella adalah seorang bruder awam dalam Tarekat Redemptoris yang didirikan oleh Santo Alfonsus Liguori.
Santo Gerardus Majella membuat banyak mujizat dan tanda heran baik selagi masih hidup maupun sesudah kematiannya.
Semua karunia adikoderati itu sesungguhnya sudah dialami Gerardus sejak masa kecilnya.
Sewaktu kecil Gerardus biasa suka bermain dengan kawan-kawannya. Hal ini merupakan pengalaman umum anak-anak.
Apabila kawan-kawannya tidak mau bermain dengannya, ia biasa masuk ke kapela untuk sekedar melihat-lihat patung Bunda Maria dan Kanak-kanak Yesus yang ada di sana.
Konon pada suatu hari, Kanak-kanak Yesus turun dari gendongan Maria dan bermain-main dengan Gerardus.
Pengalaman ini menumbuhkan dalam hatinya cinta dan kerinduan besar pada Yesus.
Karena cinta dan kerinduan itu, ia ingin sekali cepat menyambut Tubuh Yesus.
Konon pada umur 7 tahun Malaekat Agung Mikhael memberinya Komuni Kudus secara ajaib, meskipun aturan Gereja pada masa itu belum mengizinkan dia menerima Komuni Kudus.
Ketika berusia 12 tahun, ayahnya meninggal dunia.
Ia terpaksa berhenti sekolah karena harus menggantikan ayahnya mencari nafkah bagi ibu dan adik-adiknya.
Ia menjadi pelayan seorang tukang jahit. Sambil melayani majikannya, ia juga belajar menjahit pakaian.
Ia memperoleh manfaat ganda dari pekerjaannya itu, yaitu dapat menghidupi ibu dan adik-adiknya dan mahir/trampil menjahit pakaian.
Artikel Terkait
Santo Eduardus, Raja Inggris dan Pengaku Iman
Santo Gerald of Aurillac, Memilih Hidup Saleh Walau Bukan Bergabung sebagai Anggota Ordo
Santo Paus Yohanes XXIII Pencetus Konsili Vatikan II
Santo Wilfridus, Uskup dan Pengaku Iman. Keberanian Lawan Adat Istiadat dan Liturgi Klerik
Santo Felix dari Afrika Utara. Dibuang ke Padang Gurun Libya agar Mati Kelaparan dan Kehausan
Santo Paus Kalistus I Bekas Budak Belian yang Terpilih Menjadi Paus Ke-16