Santo Gerald of Aurillac, Memilih Hidup Saleh Walau Bukan Bergabung sebagai Anggota Ordo

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 13 Oktober 2022 | 21:36 WIB
Santo Gerald of Aurillac (net)
Santo Gerald of Aurillac (net)

PONTIANAKGLOBE.COM - Santo Geraldus atau santo Gerald berasal dari keluarga bangsawan Kristen yang saleh. Ayahnya yang juga bernama Geraldus, adalah Count of Aurillac, dan ibunya adalah Santa Adeltrude (Adeltrude of Aurillac, pesta: 14 November).

Santo Geraldus memiliki fisik yang lemah. Ia sering sakit-sakitan sehingga ia akhirnya menjadi buta.

Setelah kematian ayahnya, Geraldus menggantikannya menjadi Count of Aurillac.

Dikemudian hari, ia melepaskan jabatan tersebut, menjual semua harta bendanya dan mempersembahkan hidupnya untuk melayani sesama dalam nama Yesus.

Meskipun ia tidak bergabung dengan kongregasi atau ordo religius tertentu, namun ia hidup selibat, bermati-raga setiap hari dan selalu mengucapkan doa brevir sebagaimana layaknya seorang biarawan.

Geraldus juga mendirikan sebuah biara dan gereja di tanah keluarganya di Aurillac.

Di gereja inilah kelak ia dimakamkan setelah meninggal dunia pada 13 Oktober, mungkin di tahun 909.

Santo Geraldus adalah contoh dari bangsawan Kristen yang kudus di abad pertengahan.

Ia dinyatakan Gereja sebagai santo pelindung bagi para bangsawan, para bujangan dan para orang cacat.

Kisah hidupnya kelak ditulis oleh santo Oddo, abbas biara Benediktin di Cluny. Hari pestanya ditetapkan pada setiap tanggal 13 Oktober sesuai dengan hari kematiannya.

Dikenal juga sebagai Geraud
St Gerald of Aurillac (855-909), tidak banyak yang bisa diketahui tentang kehidupannya yang hidup pada akhir abad ke-9 dan awal abad ke-10.
Hanya ada satu catatan yang masih bisa ditemukan tentang kehidupannya dan tidak ada sumber utama yang bisa diketahui.

Satu-satunya referensi tentang Gerald yang bisa diketahui berasal dari sebuah buku yang ditulis oleh St Odo dari Cluny yang hidup antara tahun 879-942, dan tidak pernah bertemu dengan Gerald.

Namun St Odo menyatakan dalam bukunya bahwa dia melakukan penyelidikan secara mendalam mengenai kehidupan Gerald dan menyimpulkan bahwa dia benar-benar seorang yang kudus

Selama upaya penyelidikannya mengenai kehidupan Gerald, St Odo bersaksi bahwa ada banyak alasan untuk meragukan kekudusannya. Yang terutama adalah bahwa Gerald bukan seorang anggota ordo religius dan bukan seorang rohaniwan, dan lebih menjalani hidupnya sebagai umat awam dan seorang bangsawan yang kaya.

Gerald lahir pada tahun 855 di Aurillac, Prancis. Dia terlahir dari keluarga bangsawan, putra Count Gerard dan St. Adeltrude dari Aurillac. Di masa mudanya, Gerald diketahui menderita beberapa penyakit dan mengalami sakit kronis sepanjang hidupnya, kemungkinan dikarenakan jerawat yang parah sehingga wajahnya bopeng, dan dia mengalami kebutaan di tahun-tahun terakhir hidupnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: imankatolik.or.id, katakombe.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X