PONTIANAKGLOBE.COM -- Victorius, kini Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap, diterima di Rhetorica di Seminari Menengah Christus Sacerdos, Jalan Lapangan Bola Atas, Pematangsiantar, pada tahun 1988.
Direktur Seminari Menengah Pematangsiantar saat itu adalah P Anselmus Mahulae OFM Cap dan wali kelasnya adalah P Eduard Verrijt OFMCap.
Baca Juga: Doa Malaikat Tuhan atau Doa Angelus versi Bahasa Latin: Doa Katolik
Keberadaannya di antara saudara-saudara Kapusin semakin memperkokoh panggilannya.
Saat Victorius berada di tahun Rhetorica, ia mendapat kesempatan untuk mengikuti Kursus Pertanian-Peternakan Pengembangan Desa Ketrampilan yang diselenggarakan oleh Lembaga Latihan Pertanian (LLP) Kabanjahe pada tanggal 8-21 Januari 1989.
Pengalaman ini mempengaruhi cara pandangnya, terutama dalam menangkap peluang untuk pengembangan dan pemberdayaan desa-desa terpencil.
Baca Juga: Pater Noster, Doa Bapa Kami Bahasa Latin dan Bahasa Indonesia: Doa Katolik
Pilihan Victorius untuk menjadi Kapusin tidak pernah goyah dan semakin kokoh saat ia akan menyelesaikan tahun Retorica.
Dalam surat lamarannya ke Novisiat Parapat tanggal 10 April 1989, Victorius menulis kepada P Franz Xaver Brantschen OFMCap, Superior Regionis Kalimantan Barat saat itu, dengan tegas menyatakan, "Saya akan tetap memilih Ordo Kapusin, yang saya anggap paling baik dan cocok dengan cita-cita saya sejak awal."
Seorang Novis Berbakat dalam Bahasa
Setelah diterima di Novisiat Kapusin Parapat pada tanggal 5 Juli 1989, Victorius menunjukkan kepekaannya terhadap sesama saudara, khususnya mereka yang menghadapi kesulitan.
Baca Juga: Novena yang Tak Pernah Gagal: Doa Katolik
Ia adalah seseorang yang sangat suka membantu, pekerja keras, dan selalu siap mendukung.
Kemampuan berbahasa asingnya juga sangat mencolok, termasuk dalam bahasa Latin, Inggris, dan Belanda.
Artikel Selanjutnya
Paus Minta Doa untuk Perdamaian dan Sinode
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Sumber: ofmcappontianak.org
Artikel Terkait
Paus Minta Doa untuk Perdamaian dan Sinode
Imam Paroki Gaza Menceritakan Dua Panggilan Telepon dari Paus Fransiskus
Hamas dan Israel Berkonflik, Paus Fransiskus yang Sakit
Paus Fransiskus Sambut Kunjungan Yang Mulia Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa ke Vatikan
Paus Fransiskus Telepon Langsung Umat Katolik di Paroki Gaza, Begini Jeritan Hati Biarawati
Paus Meminta Perhatian Terhadap Krisis Kemanusiaan di Nagorno-Karabakh
Paus Fransiskus Angkat Fransiskus Nipa Sebagai Uskup Agung Koajutor Makassar, Begini Kiprahnya