Kementerian Kesehatan sebelumnya telah lebih dulu mengingatkan potensi munculnya berbagai penyakit setelah banjir, seperti leptospirosis dan diare. Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus menegaskan pentingnya pengiriman obat-obatan sesuai kebutuhan daerah.
"Kami datang akan mengatur strategi supaya pemerintah daerah akan disupport oleh pemerintah pusat, baik obat-obatan apa yang perlu akan kami drop ke sana,” katanya.
Ia menambahkan bahwa setelah upaya penyelamatan nyawa dan pencarian korban, pemerintah akan bergerak memperbaiki fasilitas yang rusak sesuai bidang masing-masing.***
Artikel Terkait
Tito Blak-blakan soal Banjir Sumatera: Semua Sudah All Out!
Mahfud Menduga Adanya Praktik Kolusi di Balik Banjir Sumatera
Drama Panas di DPR: Truk Kayu Lewat Setelah Banjir, Titiek Tak Tahan Emosi
Usman Husin Minta Menteri Kehutanan Mundur, Sebagai kritik Soal Banjir Sumatera Meledak di Parlemen
Desa Sekumur Hilang Seketika, Banjir 10 Meter Sapu 280 Rumah
Banjir Aceh Disebut Tsunami Kedua, Pemerintah Dikejar Waktu