PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Melihat pengumuman tur dunia dari musisi internasional idola atau festival musik hits nasional mampir ke Indonesia pasti bikin jantung berdesir kencang.
Naluri sebagai fans garis keras langsung berteriak: "Pokoknya gua harus nonton, minimal sekali seumur hidup!"
Baca Juga: blu BCA Digital Hadirkan Promo bluFlashDeal, Bunga bluDeposit Capai 4,75 Persen
Masalahnya, begitu melihat harga tiket konser zaman sekarang yang harganya jutaan rupiah—belum termasuk pajak, biaya admin, akomodasi penerbangan, dan hotel—semangat langsung menciut.
Demi mengejar kebahagiaan instan, tidak sedikit Gen Z yang nekat menggunakan dana darurat, pinjaman online, atau menguras habis tabungan masa depan mereka demi bisa war tiket.
Nonton konser untuk self-reward itu sah-sah saja, tapi jangan sampai bikin hidup kamu sengsara berbulan-bulan setelah acara selesai.
Baca Juga: Lebih Cuan Mana, Nabung Emas Digital di Aplikasi atau Beli Emas Batangan Fisik di Toko?
Ini trik taktis berburu tiket konser tanpa bikin dompet boncos:
1. Bikin "Pos Konser" Khusus dari Jauh Hari
Begitu ada rumor atau kode-kode musisi idola mau tur, langsung buat tabungan terpisah.
Jangan dicampur dengan dana darurat atau uang operasional harian.
Siasati dengan menyisihkan uang dari pos keinginan (gaya hidup) kamu, seperti mengurangi jatah ngopi estetik harian selama beberapa bulan.
2. Hindari Pembelian Lewat Calo atau Jastip Tidak Jelas
Saat kalah war tiket di situs resmi, emosi sering kali mengambil alih dan membuat kita nekat membeli lewat jastip (jasa titip) atau calo di media sosial dengan harga berkali-kali lipat.
Selain rawan penipuan, pengeluaran berlebih ini yang biasanya merusak tatanan keuangan kamu.
Artikel Terkait
Mimpi Punya Rumah Umur 30 Tahun? Ini Strategi Racik Portofolio Reksa Dana dari Sekarang
Mengenal Istilah 'Dividen Hunter' Begini Trik dan Cara Dapat Duit Pasif dari Saham Raksasa RI
Lahan di Kubu Raya Makin Melejit, Mending Nabung Beli Tanah Kavling atau Saham Properti?
Kebisingan Digital, Uskup Didik Ingatkan Komsos Tak Sekadar Pengguna Teknologi
Menjaga Wajah dan Suara Manusia di Era Digital
Misa Pembukaan PKSN XIII Ajak Umat Menghadirkan Wajah dan Suara Allah di Era Digital