Jebakan Batman Paylater, Cara Pakai Fitur Cicilan Digital Biar Jadi Penolong, Bukan Pembawa Petaka

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB
Hati-hati terjebak dengan paylater. Gen Z harus bisa menahan diri, gunakan saat perlu saja. (Pexels @REINER SCT)
Hati-hati terjebak dengan paylater. Gen Z harus bisa menahan diri, gunakan saat perlu saja. (Pexels @REINER SCT)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- "Beli sekarang, bayar bulan depan."

Kalimat sakti dari fitur Paylater ini pasti sering banget muncul di layar HP kamu saat mau transaksi digital.

Baca Juga: Mengenal SBN Ritel: Cara Gen Z Pinjamkan Duit ke Negara dan Dapat Cuan Pasti Tiap Bulan

Bagi Gen Z yang kepentok dana pas gajian belum turun, fitur cicilan instan ini rasanya kayak dewa penolong yang bisa memuaskan keinginan kita secara instan.

Namun, kalau tidak dipakai dengan bijak, Paylater bisa berubah jadi 'Jebakan Batman' yang bakal menjerat kamu ke dalam lingkaran utang tanpa akhir.

Bunganya yang terlihat kecil per hari, kalau akumulatif dalam sebulan, ternyata bisa bikin dahi mengkerut.

Belum lagi kalau kamu telat bayar, denda harian bakal menumpuk dan skor kredit kamu di BI Checking (SLIK OJK) bisa auto-merah, yang bikin kamu susah ambil KPR rumah di masa depan.

Baca Juga: Jangan Asal Ikut Tren! Ini Bedanya Investasi Saham, Reksa Dana, dan Crypto buat Pemula

Biar kamu gak kejebak, ini aturan main aman kalau terpaksa pakai Paylater:

1. Hanya Gunakan untuk Kebutuhan Mendesak

Paylater itu utang, bukan uang gratis.

Gunakan fitur ini hanya saat kondisi darurat, misalnya HP utama yang kamu pakai buat kerja/kuliah mendadak rusak total, atau buat beli tiket transportasi pulang kampung yang mendesak.

Jangan pernah pakai Paylater cuma demi beli tiket konser, baju thrifting lelong, atau sekadar gengsi nongkrong [cnbcindonesia.com].

2. Batasi Total Cicilan Maksimal 10 Persen dari Pendapatan

Jika gaji atau uang bulanan kamu Rp3.000.000, maka total seluruh cicilan Paylater kamu dalam sebulan tidak boleh lebih dari Rp300.000.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X