Mengenal SBN Ritel: Cara Gen Z Pinjamkan Duit ke Negara dan Dapat Cuan Pasti Tiap Bulan

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Rabu, 27 Mei 2026 | 10:06 WIB
Tren penguatan Rupiah juga didukung oleh aliran masuk modal asing ke SBN pada triwulan II 2025 yang mencatat net inflows sebesar USD1,6 miliar (LPS)
Tren penguatan Rupiah juga didukung oleh aliran masuk modal asing ke SBN pada triwulan II 2025 yang mencatat net inflows sebesar USD1,6 miliar (LPS)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pernah gak sih kamu kepikiran buat minjemin duit ke negara?

Kedengarannya kayak sesuatu yang cuma bisa dilakukan oleh taipan atau korporasi besar ya.

Baca Juga: Jangan Asal Ikut Tren! Ini Bedanya Investasi Saham, Reksa Dana, dan Crypto buat Pemula

Tapi faktanya, lewat instrumen bernama SBN (Surat Berharga Negara) Ritel, kamu yang masih kuliah atau baru mulai kerja pun bisa menjadi "pemberi utang" resmi bagi Pemerintah Indonesia.

Sederhananya, SBN Ritel itu adalah surat pernyataan utang yang diterbitkan oleh negara.
 
Jadi, kamu meminjamkan modal ke pemerintah untuk bangun jalan, jembatan, atau fasilitas publik.
 
Sebagai imbalannya, pemerintah bakal bayar "uang sewa" alias kupon (bunga) yang bakal langsung ditransfer ke rekening kamu setiap bulan.
 
 
Kenapa SBN Ritel ini ramah banget dan cocok buat Gen Z? Ini tiga alasan utamanya:
 
1. Keamanan Level Maksimal (Anti-Gagal Bayar):
 
Berbeda dengan investasi lain yang bisa bangkrut, SBN Ritel ini dijamin 100 persen oleh undang-undang negara.
 
Uang modal dan cuan kamu dijamin aman.
 
2. Dapat Passive Income Tiap Bulan
 
Berbeda dengan reksa dana atau saham yang cuannya baru terasa saat dijual, SBN Ritel kasih kamu transferan langsung tiap bulan.
 
Kuponnya juga biasanya lebih tinggi daripada bunga deposito bank biasa.
 
 
3. Modal Terjangkau
 
Kamu sudah bisa ikutan beli mulai dari Rp1.000.000 saja lewat aplikasi fintech atau mobile banking resmi saat masa penawaran dibuka.
Daripada uang kamu habis gak karuan, mending dipakai buat bantu bangun negara sekaligus bikin rekening kamu gemuk secara pasif tiap bulan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X