Begini Cara Kalbar Sambut Ratusan Delegasi PKSN XIII 2026, Ada Mandau hingga Musik Sape'

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Selasa, 26 Mei 2026 | 23:58 WIB
Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo [Mgr Didik], Ketua Komisi Komsos KWI, didampingi Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Emeritus KAP, saat prosesi penyambutan peserta PKSN XIII 2026 di Pontianak.   (Komsos KAP)
Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo [Mgr Didik], Ketua Komisi Komsos KWI, didampingi Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Emeritus KAP, saat prosesi penyambutan peserta PKSN XIII 2026 di Pontianak. (Komsos KAP)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Ratusan peserta Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII 2026 dari berbagai keuskupan di Indonesia tiba di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa, 26 Mei 2026.

Kehadiran para pegiat komunikasi Katolik itu disambut hangat melalui rangkaian tradisi dan kesenian khas Kalimantan Barat di Kompleks Katedral Santo Yosef Pontianak.

Baca Juga: Habemus Papam! Kardinal Robert Prevost Terpilih sebagai Paus Leo XIV, Begini Profil Lengkap-nya

Prosesi penyambutan diawali dengan tarian etnik Dayak yang mengiringi kedatangan rombongan peserta menuju Gedung Pasificus Bos.

Dalam tradisi adat setempat, Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Agustinus Tri Budi Utomo atau Mgr Didik, menerima sebilah mandau untuk menjalani ritual pancung buluh muda.

Didampingi Uskup Agung Emeritus Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, Mgr Didik menebas tebu yang melintang di gerbang masuk.

Ritual tersebut menjadi simbol keterbukaan hati tuan rumah, Keuskupan Agung Pontianak, dalam menyambut para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Habemus Episcopum saat Uskup Baru Terpilih. Apa Bedanya dengan Habemus Papam, Umat Katolik Wajib Tahu

Usai prosesi adat, Mgr Didik, Mgr Agustinus Agus, Sekretaris Komisi Komsos KWI RD Petrus Noegroho Agoeng, serta para ketua Komisi Komsos keuskupan menerima pengalungan syal bermotif Dayak dan pemasangan gelang sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan selamat datang.

Suasana kebersamaan berlanjut dalam malam keakraban yang menampilkan beragam kesenian khas Kalimantan Barat.

Para peserta menikmati pertunjukan tarian etnik Dayak, alunan musik sape’, hingga musik etnik Tionghoa yang mencerminkan kekayaan budaya dan keberagaman masyarakat Kalbar.

Baca Juga: Habemus Episcopum: Vatikan Tunjuk Pastor Yanuarius Teofilus Matopai You Jadi Uskup Jayapura

PKSN XIII 2026 diikuti oleh kaum muda, pengurus Komisi Komsos KWI, serta para ketua dan perwakilan Komisi Komsos keuskupan se-Indonesia.

Selama sepekan ke depan, mereka akan mengikuti berbagai kegiatan yang berfokus pada pengembangan komunikasi Gereja di tengah dinamika era digital.

Perayaan Komunikasi Sosial Nasional merupakan agenda rutin Komisi Komsos KWI yang menjadi wadah perjumpaan, pembelajaran, dan penguatan jejaring komunikasi Gereja Katolik di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X