Perbedaan Analisis Fundamental dan Teknikal, Begini Panduan Dasar Investasi Saham untuk Pemula

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 15:17 WIB
Ilustrasi pergerakan saham. (Pixabay/3844328)
Ilustrasi pergerakan saham. (Pixabay/3844328)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Bagi investor, meraih keuntungan tentu menjadi tujuan utama.

Karena itu, memahami karakteristik saham sebelum membeli sangat penting.

Baca Juga: BCA Klarifikasi Isu Akuisisi 51 Persen Saham di Era Megawati, Fakta vs Isu

Dua pendekatan yang umum digunakan untuk menilai saham adalah analisis fundamental dan analisis teknikal.

Namun, apa perbedaan keduanya, dan mana yang sebaiknya digunakan?

Analisis Fundamental

Analisis fundamental menilai nilai intrinsik suatu perusahaan dengan melihat kondisi keuangan, ekonomi, serta industri terkait.

Pendekatan ini biasanya menggunakan data dari laporan keuangan seperti Price to Earning Ratio (P/E), Return on Equity (ROE), serta indikator lainnya.

Investor legendaris seperti Warren Buffet adalah contoh tokoh yang mengandalkan analisis fundamental untuk berinvestasi.

Umumnya, pendekatan ini digunakan oleh investor jangka panjang yang percaya bahwa kinerja dan prospek bisnis perusahaan akan menentukan nilai saham dalam jangka waktu lama.

Ciri-ciri analisis fundamental:

  • Fokus: Menilai nilai wajar saham berdasarkan data ekonomi dan keuangan perusahaan.

  • Tujuan: Menemukan saham yang undervalued atau overvalued untuk investasi jangka panjang.

  • Sumber data: Laporan keuangan, kondisi ekonomi, tren industri, dan kebijakan perusahaan.

  • Cocok untuk: Investor jangka panjang yang ingin memahami kesehatan perusahaan secara mendalam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X