PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Investasi kini sudah jadi gaya hidup baru.
Banyak orang ingin uangnya tumbuh tanpa harus kerja ekstra keras.
Tapi, begitu mulai mencari tahu, langsung muncul dua nama besar yang bikin bingung, forex dan saham.
Keduanya sama-sama menjanjikan cuan, tapi punya karakter yang jauh berbeda.
Forex atau foreign exchange adalah perdagangan mata uang asing.
Di pasar ini, kamu membeli dan menjual pasangan mata uang — misalnya dolar AS terhadap rupiah (USD/IDR) atau euro terhadap dolar (EUR/USD).
Tujuannya sederhana adalah mencari keuntungan dari selisih nilai tukar.
Karena pasar forex beroperasi 24 jam, 5 hari seminggu, pergerakan harga bisa berubah cepat dalam hitungan detik.
Sementara itu, pasar saham adalah tempat investor membeli sebagian kepemilikan perusahaan.
Dengan memiliki saham, kamu ikut punya “potongan kecil” dari perusahaan tersebut.
Kalau kinerja perusahaan bagus, nilai saham naik dan kamu bisa untung.
Bahkan, kamu bisa dapat dividen — pembagian laba dari perusahaan kepada para pemegang saham.
1. Perbedaan Paling Mendasar
Perbedaan utama forex dan saham ada pada objek yang diperdagangkan dan sumber risikonya.
Artikel Terkait
Baru Mau Coba? Begini Cara Investasi Crypto untuk Pemula Biar Aman dan Cuan
6 Instrumen Investasi untuk Generasi Muda, Bahkan Bisa Mulai dari Rp100 Ribu
Gen-Z Wajib Tahu, Ini 5 Jenis Investasi Aman untuk Pemula, Bahkan Mulai Rp100 Ribu Pun Bisa
5 Tips Investasi Aman untuk Gen Z di Indonesia, Nomor 5 Sering Buat Kamu Gagal
Obligasi Pemerintah ORI dan SBR, Investasi Aman yang Bikin Cuan Stabil, Begini Keuntungan bagi Investor Pemula
Forex vs Pasar Saham, Mana yang Tepat untuk Investor Pemula? Ternyata Bukan Pilih yang Lebih Untung, tapi Faktor Ini