Kabut Asap Selimuti Biak Numfor, Sekolah Diliburkan Sementara

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:10 WIB
Warga keluhkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Biak Numfor, Papua.  (TikTok/sickmundfreud)
Warga keluhkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Biak Numfor, Papua. (TikTok/sickmundfreud)

“Terus pas mau dikejar, keburu lari. Tebak, itu jadi titik kebakaran hutan juga dari sore sampai detik ini dan sekarang nonstop lagi pemadam lewat di depan rumah,” sambungnya.

Informasi tersebut merupakan dugaan yang disampaikan warga dan belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab karhutla.

Pemilik akun juga menyebut adanya sekitar 150 titik api yang disebut menjadi bagian dari kondisi kebakaran di wilayah tersebut.

Ia menyoroti kondisi warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan harus menghadapi dampak kabut asap.

“Buat orang yang tinggal di sini, ini bukan sekadar kebakaran hutan. Rumah mereka literally berada di dalam dan dikelilingi hutan,” tulisnya.

“Ketika hutan terbakar, mereka juga yang harus menghirup asapnya dan menghadapi dampaknya,” lanjutnya.

Karhutla di Kabupaten Biak Numfor, Papua, dilaporkan terjadi sejak Jumat, 21 Agustus 2026.

Dampak kabut asap kemudian membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor mengarahkan sekolah untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar sementara mulai Senin, 24 Agustus 2026.

Kondisi tersebut akan dipantau selama sekitar satu pekan untuk menentukan kelanjutan kegiatan pembelajaran.

Jika kabut asap belum mereda, pembelajaran daring menjadi salah satu opsi yang dapat diterapkan.

Penanganan karhutla juga dilakukan dengan melibatkan tim SAR.

Kepala Kantor SAR Biak, Kundori, mengatakan sebanyak 32 personel disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“Sebanyak 32 personel SAR disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla, ada personel yang bertugas secara mobile dan ada yang standby on call,” ujar Kundori kepada awak media pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Para personel tersebut kemudian dibagi menjadi dua tim untuk mendukung proses penanganan karhutla di wilayah Biak Numfor. ***

 
 

Traktir kopi Dukung Jurnalisme Terus Berkarya
Halaman:
Idealisme Saja Tak Cukup, Pers Juga Butuh Bisnis yang Sehat

Artikel Selanjutnya

Idealisme Saja Tak Cukup, Pers Juga Butuh Bisnis yang Sehat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Karhutla Datang, Jangan Jadikan Peladang Menantang

Senin, 24 Agustus 2026 | 18:41 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

X