Prabowo Tegas! Tak Ada Lagi Kasus Hukum ‘Untouchable’, Negara Selamat Rp1.000 Triliun

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Ia menegaskan tak ada lagi kasus hukum yang tak tersentuh.  (Tim Media Prabowo)
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Ia menegaskan tak ada lagi kasus hukum yang tak tersentuh. (Tim Media Prabowo)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa tidak ada lagi kasus hukum, terutama korupsi besar, yang tak tersentuh di Indonesia.

Ia mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum yang dinilai tegas dan berani menindak para pelaku kejahatan ekonomi.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Prabowo: Erick Thohir Jadi Menpora, Purbaya Gantikan Sri Mulyani, Menko Polhukam Baru Dilantik

“Tidak ada, no more untouchable. Gak ada yang untouchable lagi,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10), bertepatan dengan satu tahun masa pemerintahannya.

“Saya berterima kasih kepada penegak hukum yang tegar menjalankan tugas mulia ini. Mereka berhasil menyelamatkan lebih dari seribu triliun rupiah kerugian negara,” tambahnya.

Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah telah berhasil mengambil alih lebih dari 4 juta hektare lahan kelapa sawit ilegal yang berada di kawasan hutan.

“Ini yang kita tegakkan. Lebih dari 4 juta hektare kebun sawit di kawasan hutan yang melanggar hukum sudah kita kuasai kembali oleh negara,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga menindak tambang-tambang ilegal yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Baca Juga: Tegas! Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal dan Pulihkan 5 Juta Hektare Sawit Bermasalah

Prabowo mencontohkan kasus di Bangka Belitung, di mana aparat berhasil menutup jalur penyelundupan timah ilegal.

“Lebih dari Rp100 triliun kerugian dari tambang ilegal berhasil kita hentikan. Di Bangka Belitung, kita tutup semua jalur, bahkan satu sampan berisi timah pun berhasil ditangkap oleh Angkatan Laut,” jelasnya.

Menurut Prabowo, dari operasi itu saja negara berhasil menghemat sekitar Rp45 triliun dalam satu tahun.

“Ini kita hentikan, dan berhasil menyelamatkan kurang lebih Rp45 triliun,” tegasnya.

Prabowo menyebut para pelaku perampokan sumber daya alam dan penyalahgunaan anggaran adalah pihak yang mencuri hak rakyat.

“Mereka itulah yang salah, yang melanggar hukum, yang mencuri dari rakyat Indonesia. Karena kekayaan kita banyak dicuri, maka masih banyak orang miskin,” ucapnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X