Prabowo Ingin Biaya Haji Turun, Waktu Tunggu Dipangkas Jadi di Bawah 26 Tahun

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:08 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat membahas efisiensi biaya dan percepatan waktu tunggu haji dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.  (Tim Media Prabowo)
Presiden Prabowo Subianto saat membahas efisiensi biaya dan percepatan waktu tunggu haji dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. (Tim Media Prabowo)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus menurunkan biaya haji dan mempercepat waktu tunggu keberangkatan jemaah haji Indonesia yang saat ini bisa mencapai 40 tahun.

“Saya minta biaya haji harus terus turun. Bisa dengan efisiensi dan pelaksanaan yang bersih,” kata Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10), bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran.

Baca Juga: Prabowo Bangun Tanggul Laut 535 Km di Pantura, Lindungi 50 Juta Warga dari Air Laut Naik

Selain menekan biaya, Prabowo juga menargetkan waktu tunggu haji bisa dipangkas menjadi 26 tahun atau bahkan lebih cepat.

“Dari waktu tunggu 40 tahun sekarang bisa hampir setengah kita potong, jadi 26 tahun. Tapi itu masih lama juga, kita berusaha untuk lebih cepat lagi,” ujarnya.

Pemerintah saat ini tengah mempersiapkan pembahasan biaya haji 2026 bersama DPR melalui Rapat Panitia Kerja BPIH yang dijadwalkan bulan ini.

Prabowo optimistis target efisiensi bisa tercapai karena kini pemerintah memiliki Kementerian Haji dan Umrah.

Sebelumnya, urusan haji dikelola oleh Badan Penyelenggara Haji (BPH).

Menurut Prabowo, pembentukan kementerian baru itu merupakan permintaan langsung dari Pemerintah Arab Saudi agar urusan haji di Indonesia ditangani oleh pejabat setingkat menteri.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Drastis, Tapi di Pegadaian Malah Naik, Simak Analisis Analis!

“Arab Saudi maunya menteri, ya kita sesuaikan. Alhamdulillah, sekarang biaya haji sudah mulai turun,” kata Prabowo.

“Menteri Haji (Gus Irfan) bahkan sedang di Arab Saudi berurusan langsung dengan mereka.”

Prabowo juga mengungkapkan kabar menggembirakan: Arab Saudi untuk pertama kalinya mengizinkan Indonesia memiliki lahan di Kota Mekah untuk pembangunan Kampung Indonesia.

“Saya datangi beberapa kali, saya lobi terus. Dan akhirnya mereka ubah undang-undangnya khusus untuk kita,” tutur Prabowo.

“Nanti kita punya kampung haji sendiri, fasilitasnya bisa kita atur sendiri.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X