Prabowo Bangun Tanggul Laut 535 Km di Pantura, Lindungi 50 Juta Warga dari Air Laut Naik

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). (Tim Media Prabowo)
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). (Tim Media Prabowo)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto berencana membangun tanggul laut raksasa sepanjang 535 kilometer di pantai utara Jawa.

Proyek ini disebut untuk melindungi 50 juta warga dari ancaman naiknya air laut yang kian nyata — fenomena yang juga mulai dirasakan di pesisir Kalimantan Barat.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Drastis, Tapi di Pegadaian Malah Naik, Simak Analisis Analis!

Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan rencana besar pemerintahannya, yaitu membangun tanggul laut raksasa sepanjang 535 kilometer di pantai utara (Pantura) Jawa.

Tujuannya jelas — melindungi sekitar 50 juta warga dari ancaman kenaikan air laut yang makin nyata akibat perubahan iklim.

Rencana ini disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10), bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran.

“Kita sudah mulai persiapan untuk membangun 535 km tanggul laut di pantai utara Jawa. Ini untuk menyelamatkan 50 juta penduduk,” kata Prabowo.

Baca Juga: Dari 10 Tahun Penjara Jadi Bebas Murni, Paulus Andy Mursalim Menang Telak di Pengadilan Tinggi Pontianak

Menurutnya, permukaan air laut naik sekitar 5 cm setiap tahun, dan kondisi ini mengancam kawasan Pantura — pusat industri, pertanian, dan ekonomi nasional.

“Kalau tidak segera diselamatkan, sawah-sawah subur dan kawasan industri di pantai utara bisa terendam,” tegasnya.

Prabowo menambahkan, proyek ini bukan sekadar infrastruktur besar, tapi bukti tanggung jawab negara untuk menjaga rakyat dan aset penting bangsa.

“Puluhan ribu hektare sawah produktif ada di sana. Kita harus lindungi itu semua,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua DAD Pontianak Ajak Jaga Ketertiban Selama Konser ADG 4 2025 Berlangsung

Selain bicara soal proyek tanggul laut, Prabowo juga menyinggung prinsip dasar dalam memimpin pemerintahan — yaitu niat yang tulus.

“Menjalankan pemerintahan sebenarnya tidak rumit. Awalnya harus dari niat yang baik, sungguh-sungguh menjalankan amanat rakyat,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X