PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menyoroti capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin, (20/10/2025). Ia mengklaim pelaksanaan MBG sudah berjalan 99,9 persen sukses, meski sempat diwarnai kasus keracunan di sejumlah daerah.
Sejak dimulai pada 6 Januari 2025, tercatat 1,4 miliar porsi MBG telah dibagikan melalui 12.508 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari target 32.000. Hingga kini, program ini menjangkau 36,7 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, ibu hamil, hingga balita.
Baca Juga: Uang Ada, Pembangunan Seret! Purbaya Sentil Pemda yang Biarkan Anggaran Tidur di Bank
Prabowo membandingkan capaian Indonesia dengan Brasil yang butuh 11 tahun untuk menjangkau 40 juta orang.
“Kita baru setahun sudah 36 juta. Tapi saya bilang ojo ngoyo, jangan dipaksakan,” ujarnya.
Meski memuji hasilnya, Prabowo juga mengakui adanya 8 ribu kasus keracunan, namun menilai angka tersebut masih dalam batas “eror manusiawi” dengan setara 0,0007 persen dari total porsi yang dibagikan.
Dalam pidatonya, Prabowo juga meminta Kepala Badan Gizi Nasional untuk memastikan kebersihan makanan dan air di sekolah, bahkan mengusulkan agar pemerintah membagikan sendok sederhana untuk menjaga higienitas anak-anak.
“Anak-anak harus dibiasakan makan bersih. Sendok tidak mahal, tapi penting untuk kesehatan,” ujarnya.
Program MBG kini telah berjalan di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan di Indonesia.***
Artikel Terkait
Purbaya Buka Suara Soal Dana Rp100 Triliun MBG: “Belum Ada Uangnya!”
426 Siswa Dilaporkan Sakit Perut, BGN Evaluasi Keamanan Pangan MBG di Yogyakarta
Prabowo Menargetkan MBG Harus 0% Insiden, Tak Ada Alasan untuk Gagal
Prabowo Ungkap Sisi Lemah Indonesia, Kaya Tapi Mudah Dibohong
Poltracking Ungkap Program Bansos dan Makan Bergizi Gratis Dongkrak Kepercayaan Publik ke Prabowo–Gibran
Prabowo Sindir Keras: Hentikan Kriminalisasi, Penegak Hukum Harus Punya Hati