Setahun Prabowo-Gibran, Pengangguran Turun 4,67%, Tapi Presiden Minta Jangan Puas Diri

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Menyoroti langkah Presiden RI, Prabowo Subianto menurunkan angka pengangguran yang membayangi warga Indonesia.  (Dok. Instagram.com/@prabowo)
Menyoroti langkah Presiden RI, Prabowo Subianto menurunkan angka pengangguran yang membayangi warga Indonesia. (Dok. Instagram.com/@prabowo)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa isu pengangguran masih menjadi prioritas utama pemerintahannya. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, (20/10/2025), ia menyerukan seluruh menterinya agar bekerja layaknya tim sepak bola yang solid.

“Kita ibarat tim bola. Saya manajer, kalian pemain. Ada yang striker, ada yang bertahan. Semua harus kompak,” ucap Prabowo.

Baca Juga: Dana Publik di Ujung Tanduk, Purbaya Pemda Soal Pengelolaan Uang Rakyat

Meski tingkat pengangguran terbuka menurun ke angka 4,67 persen, Prabowo mengingatkan agar pemerintah tak berpuas diri. Ia mencontohkan kondisi di Jerman, di mana otomatisasi telah menggantikan ribuan pekerja manusia di industri besar.

“Pabrik Volkswagen yang dulu mempekerjakan 5.000 orang, kini tinggal 30 orang karena digantikan robot,” katanya.

Untuk menghadapi disrupsi ini, Prabowo meminta kabinet memperkuat pelatihan tenaga kerja, memperbanyak sektor padat karya, serta memastikan teknologi tidak menghapus peran manusia.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis peluang kerja akan meningkat menjelang akhir 2025. Ia menyebut penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di perbankan mulai memicu geliat ekonomi daerah.

Baca Juga: RS Ngoerah Ambil Langkah Tegas, Mahasiswa Pembuli Timothy Resmi Dikeluarkan

“Saya harap Desember nanti, masyarakat mulai merasakan lebih mudah mencari kerja,” ujar Purbaya.

Prabowo menargetkan tingkat pengangguran bisa turun di bawah 4 persen di akhir masa pemerintahannya, seraya menegaskan pentingnya keseimbangan antara teknologi dan tenaga kerja.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X