Ancaman Iklim Serius, Prabowo Bangun Tanggul 535 Km Demi Keselamatan Warga Pantura

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 06:47 WIB
Presiden Prabowo dalam rapat satu tahun kepemimpinan Presiden di Istana Negara (Dok. Ist)
Presiden Prabowo dalam rapat satu tahun kepemimpinan Presiden di Istana Negara (Dok. Ist)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan rencana ambisius pembangunan tanggul laut raksasa sepanjang 535 kilometer di wilayah pantai utara (Pantura) Jawa.

Proyek besar ini digadang menjadi tameng utama untuk melindungi sekitar 50 juta warga dari ancaman kenaikan permukaan air laut yang terus meningkat akibat perubahan iklim.

Baca Juga: Van Gaal Bikin Publik Bola Indonesia Salah Fokus, Ini Penjelasan Lengkapnya

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025), yang bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, Presiden menegaskan bahwa pembangunan tanggul laut ini menjadi langkah penting demi menjaga keselamatan rakyat serta keberlangsungan kawasan ekonomi strategis di Pantura.

“Kita sudah mulai persiapan untuk membangun 535 kilometer tanggul laut di pantai utara Jawa. Ini untuk menyelamatkan 50 juta penduduk,” ujar Prabowo di hadapan jajaran menterinya.

Menurutnya, kenaikan permukaan laut di Indonesia telah mencapai sekitar 5 sentimeter per tahun. Jika tidak segera diantisipasi, sejumlah kawasan industri hingga area pertanian produktif akan terendam.

“Air laut naik lima sentimeter setiap tahun. Di pantai utara Jawa, banyak industri kita berdiri di sana, termasuk sawah-sawah subur yang menjadi sumber pangan nasional. Semua itu harus diselamatkan,” tegasnya.

Prabowo menilai, pembangunan tanggul laut bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan langkah nyata negara dalam melindungi rakyat dan aset nasional dari ancaman bencana iklim.

Baca Juga: Misteri Kematian Timothy Anugerah, CCTV Lantai 4 Rusak Sejak 2023 Polisi Angkat Bicara

Lebih jauh, Presiden juga menyinggung pentingnya niat tulus dalam menjalankan pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan negara berawal dari kemurnian tujuan dan keberanian dalam melindungi rakyat.

“Menjalankan pemerintahan sebenarnya tidak terlalu rumit. Yang penting niatnya baik dan sungguh-sungguh menjalankan amanat rakyat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tugas negara adalah memastikan rakyat terlindungi dari segala bentuk ancaman — baik kemiskinan, kelaparan, penyakit, maupun bencana alam. “Kita diberi kekuasaan oleh rakyat untuk melindungi rakyat dari semua bahaya,” tutup Prabowo.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Rekomendasi

Terkini

X