Sri Mulyani Beberkan Kebijakan Prabowo untuk Masyarakat Miskin: Bansos hingga Bantuan Pendidikan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 12 Desember 2024 | 20:07 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Biro Humas Kemenkeu RI)
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Biro Humas Kemenkeu RI)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan sejumlah kebijakan yang akan diterapkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung masyarakat miskin.

Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani dalam acara penyerahan Daftar Isian Penyelenggaraan Anggaran (DIPA) 2025 kepada kementerian dan lembaga pemerintah di Jakarta pada Selasa, 10 Desember 2024.

Baca Juga: Menginspirasi! Kimberly Ryder Bicara Tentang Speak Up dan Melawan Ketidakadilan

"Negara akan membantu mereka yang tidak mampu melalui berbagai instrumen, seperti bantuan sosial, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, serta subsidi dan fasilitas pembebasan pajak," kata Sri Mulyani.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut didorong oleh potensi penerimaan negara yang berfokus pada aspek keadilan, salah satunya melalui gotong royong dari kelompok masyarakat yang mampu, yang memenuhi kewajiban membayar pajak dengan patuh.

"Bagi kelompok yang mampu dan menikmati hasil pembangunan, diharapkan untuk bergotong royong dengan memenuhi kewajiban secara jujur dan patuh, demi pembangunan dan kemajuan Indonesia," tambahnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Makan Bergizi Gratis akan Tingkatkan Peredaran Uang di Desa hingga 800 Persen

Dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan pendapatan negara sebesar Rp3.005,1 triliun pada tahun 2025.

Sumber-sumber pendapatan negara seperti pajak, bea cukai, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) akan dimaksimalkan untuk mencapai target tersebut.

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp3.621,3 triliun, meningkat sebesar 8,9 persen dibandingkan dengan belanja negara dalam APBN 2024.

Baca Juga: BRI Bersama Holding Ultra Mikro Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Sertifikasi BPOM

Sri Mulyani menambahkan bahwa anggaran belanja pemerintah pusat pada 2025 akan mencapai Rp2.701,4 triliun, yang akan dialokasikan untuk mendorong program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan pangan dan energi, serta perumahan.

"Program unggulan pada 2025 telah tercantum dalam APBN, antara lain program makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, renovasi sekolah, pengembangan sekolah unggulan terintegrasi, serta penciptaan lumbung pangan nasional di daerah dan desa," ujar Sri Mulyani. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X