(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).
اِذَا رُجَّتِ الْاَرْضُ رَجًّاۙ
Iżā rujjatil-arḍu rajjā(n).
Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya
وَّبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّاۙ
Wa bussatil-jibālu bassā(n).
dan gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya,
فَكَانَتْ هَبَاۤءً مُّنْۢبَثًّاۙ
Fa kānat habā'am mumbaṡṡā(n).
jadilah ia debu yang beterbangan.
وَّكُنْتُمْ اَزْوَاجًا ثَلٰثَةً ۗ
Wa kuntum azwājan ṡalāṡah(tan).
Kamu menjadi tiga golongan,
فَاَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِ ۗ
Fa aṣḥābul-maimanah(ti), mā aṣḥābul-maimanah(ti).
Artikel Terkait
Niat, Tata Cara dan Bacaan Doa Sholat Dhuha Lengkap dengan Tulisan Latin dan Artinya
Keutamaan Sholat Rawatib yang Dianjurkan Rasulullah, Satu di Antaranya Allah Angkat Derajatnya
Bolehkah Tahiyat Tanpa Pakai Sayidina Ketika Membaca Shalawat dalam Sholat ?
Bagaimana Cara Sholat Khusu ? Tips Untuk Kamu yang Terkadang Pikiran Masih Kemana-mana saat Sholat
Bolehkah Sholat Tanpa Memakai Usholi Langsung Takbir dan Berniat dalam Hati Berbarengan dengan Takbir ?
Apa yang Harus Dilakukan Suami Jika Istri Tidak Sholat ?